Selasa, 29 Maret 2016

BILA TIBA WAKTUNYA



Bila tiba waktunya
Kemana kita kan pergi?
Bahkan tembok besar tidak bisa menghalangi

Bila tiba waktunya
Kemana kita kan berlari?
Bahkan satu langkah pun tak dapat membuat kita menghindari

Bila tiba waktunya
Kemana harta kan dibawa
Bahkan keluargapun akan pergi
Menghilang dari pandangan

Bila tiba waktunya
Sungguh diri ini
Tak mampu menghindari
Hanya amal yang akan dibawa
Hanya amal yang akan menolong

Bila tiba waktunya
Kemana diri ini kan berlari?


Sebuah perjalanan yang singkat. Dalam kehidupan kita sebagai manusia.Allah menakdirkan kita mampu dan terkuat sehingga dari sekian yang ada kita mampu hidup dan akhirnya Allah menakdirkan kita berada di dunia.

Allah menghidupkan dan Allah pula yang mematikan. Sungguh umur manusia sangat singkat. Apa yang patut dibangakan dari perjalanan kehidupan kita? Adakah amal TERBAIK yang kita punya dan saya tentunya?

Hari Sabtu sebenarnya saya ada kegiatan bersilaturahmi dengan teman-teman MAN
( Madrasah Aliyah ) Tapi entah tuk pertemuan kali ini saya malas sekali.  
Pada jam 2 dini hari  suami memberitahukan ada WA masuk. "Mi, Uwak Enu meninggal,"
"Innalillahi Wainnailaihi rojiuun,"sontak saya kaget. Karena saya tidak mendengar kabar sakitnya.

Paginya saya langsung telepon untuk menanyakan kabar sakitnya ternyata Uwak baru saja menjalankan operasi. Tapi menurut adik saya hari Sabtunya Uwak akan pulang. Dan yang menjenguk pada hari Jum'at pun masih melihat Uwak dalam keadaan sehat wal'afiat. Hanya saja Uwak merasakan  kembung saja didaerah perutnya.

Malamnya jam sebelas Uwak merasakan tidak enak badannya. Menurut Kak Ardi yang menjaga Uwak di rumah sakit, Uwak merasakan gerah, panas, dan meminta untuk dibacakan surat yasin. Dan Jam 12 Uwak dinyatakan meninggal setelah dilakukan upaya pertolongan oleh rumah sakit.

Saya memanggilnya dengan sebutan Uwak Enu. Orangnya baik sekali. Waktu saya masih kecil Uwak selalu memberi saya uang. Apalagi pas lebaran adalah momen yang ditunggu oleh saya. Uwak orangnya baik. Tidak pernah neko-neko dalam menjalani dan memandang hidup.



Sungguh diri ini sangat sedih dengan meninggalnya Uwak. Uwak juga dikenal baik dan ringan tangan membantu orang lain. Tak segan selalu menyapa. Pantaslah saat meninggal banyak orang yang datang dan mensholatkannya. Sungguh pelajaran bagi yang hidup tentang amal TERBAIK yang ada pada kita termasuk saya pribadi yang belum mempunyai amal TERBAIK.

SIAPKAH KITA?

Siapkah saya bahwa akan masa dimana kita akan sendiri dan meninggalkan orang-orang yang dikasihi dan dicintai. 
Akan ada tangisan disana. Ditinggal oleh orang yang dikasihi dan dicintai. Hanya amal yang akan menolong kita.




SIAPKAH KITA?

Siapkah kita jika tiba waktunya meninggalkan semua yang ada. Bahkan harta, anak dan keluargapun akan kita tinggalkan. Jika dilihat kebaikannya kemarin banyak yang hadir saat takziah sungguh banyak orang yang kehilangan Uwak saya. Termasuk saya. Tak terasa saat Uwak di tutup dengan kain kafan saya memandang wajahnya. Seperti tidur saja.

 "Jangan pegang dunia dengan hatimu, tapi peganglah dengan tanganmu" Ungkapan ini menunjukan kita jangan terlalu mencintai dunia, karena pada akhirnya dunia pun akan kita tingalkan.

Setelah selesai  lalu almarhum dibawa ke mushola  untuk disholatkan. Yang mensholatkan pun banyak lebih dari 40 orang. Mungkin ini adalah amalan almarhum saat masih hidup orangnya supel. Sungguh AMAL akan menyertai.

Dalam hadits dikatakan tentang pemisalan hidup di dunia. Dari Ibnu Umar berkata, Rasulullah Saw, memegang pundakku lalu bersabda." Jadilah Engkau hidup didunia seperti orang asing atau musafir ( orang yang berpergian). "Lalu Ibnu Umar menyatakan," Apabila diwaktu sore janganlah menunggu hingga pagi. Dan apabila berada diwaktu pagi hari maka jangalah menunggu hingga sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu." (HR. Bukhari)





Dari peritiwa meninggalnya Uwak saya ada beberapa pelajaran bagi saya untuk terus memperbaiki diri. Jika Allah memberikan waktu lebih untuk saya setidaknya ada hal-hal yang harus saya lakukan

1. Perbanyak amalan sebagai pemberat timbangan kebaikan
2. Meminta maaf setiap saat terhadap kesalahan yang dilakukan
3. Memperbanyak silaturahmi kepada saudara-saudara
4. Memberikan kontribusi untuk anak anak tidak mampu
5. Lebih takzim kepada suami 
6. Memberikan perhatian lebih kepada anak 
7. Memperbanyak hafalan surat
8. Memberikan zakat kepada mereka yang membutuhkan.


Untuk pengingat diri juga untuk TIDAK MENUNDA - NUNDA AMAL

Adapun perkataan Ibnu Umar mengingatkan apabila kita berada di waktu sore, maka jangan menunggu hingga pagi. Dan apabila berada di pagi hari janganlah menunggu hingga sore hari.
Pelajaran bagi saya pribadi  adalah dengan terus memperbaiki diri ini yang masih banyak kekurangan. Belum mampu memiliki amal TERBAIK. Semoga Allah mudahkan dan Allah senantiasa menetapkan KEIMANAN sampai akhir hayat. Aamiin.(Hdy-love teach & write)

“Tulisan ini diikutkan dalam dnamora 8 hari menuju kematianGiveaway” http://dnamora.com/2016/03/dnamora-giveaway-8-hari-menuju-kematian/





Rabu, 23 Maret 2016

SEKEPING RINDU

Siang itu langit tampak mendung. Perlahan awan mulai gelap. Tak berapa lama turunlah tetes testes hujan kecil kemudian semakin lama semakin membesar. Gemuruh terdengar bersahut-sahutan.Kututup jendela perlahan. Kalau hujan seperti ini ada sekeping rindu yang perlahan masuk kerelung hatiku. Entah sudah tidak bisa aku hitung rindu ini hadir, yang pasti sudah lama rindu ini begitu mengelayutiku.

"Mi, siang ini jadi  kemakam abi, Mi?" tanya Alif anakku yang paling kecil membuyarkan lamunanku.
"Jadi ya, Mi! Kakak udah kangen sama Abi." ucap Alifia anakku yang pertama.

Aku mengangguk perlahan,"Insyaallah, ya, sayang. Kita ke makam Abi,Kalau hujannya sudah reda," jawabku.
"Hore. Terimakasih umi," Alifia terlihat senang sekali. Begitupula Alif tak kalah senangnya.

Aku kembali tertegun saat Alif dan Alifia masuk kedalam kamar mereka.
Sebenarnya rindu ini selalu hadir. Apalagi disaat hujan seperti ini. Entah mengapa. Mungkin kalau orang bilang karena ada cerita dibalik hujan sehingga selalu saja tetes air mata ini turun. Mungkin orang menyebutnya aku ini  terlalu BAPER.

Hari ini tepat 5 tahun  kepergian Mas Bayu. Ada sekeping rindu yang selalu kutitipkan pada hujan. Ada bulir bulir air mata yang selalu mengalir.

Ibu juga sering memergokiku menangis saat hujan turun. " Wajar Yen jika kamu masih kangen dengan suamimu, tapi jangan berlama-lama dalam kesedihan. Do'akan saja suamimu itu," ibu selalu mengingatkan diri ini.

Aku masih ingat sekali saat  Iman mengenalkanku pada temannya. Kala itu aku ditanya kesiapannya untuk menikah. Lalu tak berapa lama aku pun memberikan biodata singkat tentang diriku. Isinya seperti ini.
"Nama saya Yeni, saya anak ke 3 dari 3 bersaudara. Seorang trainer , sudah S1 mngharapkan laki-laki sholeh yang didalamnya banyak cinta kepada Allah."

Itu isi dari biodata singkatku. Dan akhirnya aku dan Mas Bayu dipertemukan. Laki-laki yang sederhana dan berkacamata. Tak memerlukan waktu lama hingga akhirnya kami dipertemukan di pelaminan. Mungkin ini namanya jodoh.

Selang 3 bulan pernikahan Alhamdulillah aku diberikan amanah mengandung anak pertama. Dan bulan Februari aku melahirkan anak yang kuberi nama Alifia Rahmani.  Anak yang cantik dan sholehah. Ketika Alifia berumur  dua tahun,  Allah memberikan aku amanah kembali dengan kehamilannku yang kedua.
Alhamdulillah kehamilanku yang kedua juga tidak terlalu memberatkanku.  Aku masih bisa beraktivitas secara normal. Dan saat melahirkan, Allah mudahkan aku tanpa operasi.

Suamiku Mas Bayu adalah seorang pengajar. Kecintaanya pada dunia mengajar  yang membawa Mas Bayu menjadi wali kelas  dan guru yang disukai anak didiknya. Mas Bayu seorang guru  yang ramah dan Bapak bagi anak-anakku yang  luar biasa.

Kepergian mas Bayu pada hari Rabu itu adalah pertemuan yang terakhir. Aku masih ingat  Mas Bayu pamit untuk mengajar. Setelah sebelumnya membantuku menyuci baju.
"Nanti terlambat, Mas," kataku waktu itu.
"Tidak terlambat Umi, karena hari ini anak anak libur. Dan guru masuk hanya untuk rapat saja," jawabnya.

"Oiya, hari ini masak apa um?" tanyanya. "Kok Mas pengen sayur asem, dan ikan balado ya?"lanjut Mas Bayu.
" Hmm, mas mau dimasakin sayur asem?" tanyaku . " Insyaallah, Mas, nanti Umi masakain ya!" jawabku sambil mengusap pundaknya dengan lembut.

Sebelum berangkat, Mas Bayu masih sempat bercanda dengan Alifia anakku yang pertama, dan tadi malam pun kami tidur berempat. Hal yang menurutku sangat jarang dilakukan Mas Bayu.
"Dede Alif!  Jagain Umi ya kalau sudah besar," begitu katanya setelah mencium kening anakku Alif yang masih berusia 6 bulan.

Jarum jam  menunjukkan pukul 9 malam. Mas Bayu belum juga pulang. Perasaanku jadi tidak menentu. "Apakah banyak tugas di sekolahnya?" Aku tidak berusaha menelepon karena handpone Mas Bayu tertinggal.
Kupandangi aneka masakan yang masih tersaji cantik dimeja. Aku juga sudah menghangatkan sayur asem pesanan Mas Bayu. "Ayo pulang Mas, masakan sudah menantimu," desahku.

Lama menanti kabar, ibu mertuaku memberitahu lewat telepon bahwa Mas Bayu kecelakaan.
"Bagaimana keadaanya, Bu?" tanyaku sambil menggendong Alif yang masih berumur 6 bulan. Alif juga menangis. Kucoba untuk mendiamkan Alif. Tapi tampaknya tak berhasil.

"Suamimu, tidak apa-apa," jawab ibu mertuaku diujung sana.
"Ah, syukurlah!" gumamku.
"Kamu diam dirumah saja. Ibu yang akan urus semua. Jaga anak baik-baik." ucap ibu mengakhiri pembicaraan.

Tapi entah! Aku masih gelisah. Aku tidak tahu.
Telepon milik Mas Bayu berkali-kali terdengar. Saat aku buka banyak SMS yang masuk.

"Turut berduka cita Mba, semoga Bayu mendapatkan tempat terbaiknya disisi Allah,"  begitu yang tertulis di sms.
"Inalillahi wa innailahi roojiun, semoga diampunkan dosanya." tertulis sms lainnya.

Aku jadi semakin gelisah. "Ada apa sebenarnya? Mengapa orang semuanya menulis seperti itu?
Dalam kekalutanku temannya Mas Bayu menelpon dan mengabarkan Mas Bayu memang kecelakaan tapi tidak terjadi hal yang menghawatirkan.

"Mas Bayunya tidak apa-apa, Bu!" ucap suara dari seberang sana.
"Benar Pak! Tidak apa apakan Mas Bayu? Bagian mana yang kena Pak?
"Saya mau bicara dengan Mas Bayu,Pak!" Mas Bayu sehatkan, Pak!" tanyaku bertubi-tubi.

"Tidak apa apa Bu! Ibu yang tenang saja, ya!" jawabnya lalu menutup teleponnya.

Hatiku masih gelisah, Bunyi sms masuk dari handphone terus berlanjut yang menyatakan turut berdukacita. Ah , Ya Allah ingin sekali aku berteriak waktu itu. Apa yang terjadi?

Saat aku menyeka air mataku, Bu Neti tetanggaku datang tergopoh gopoh mengajakku untuk ke rumah mertuaku.

"Lebih baik kita sekarang ke rumah ibu mertuamu Mba Yen!"
"Memangnya ada apa?" tanyaku setengah berteriak.
"Sebenarnya saya melihat suami Mba Yeni hmmm..." Bu Neti tampak enggan melanjutkan.
"Ada apa, Bu? Ibu melihat apa?" Ada apa dengan suamiku, Bu?" tanyaku dengan penuh tanda tanya.
"Suami Bu Yeni kece...lakaan ," ucapnya pelan.
"Dari mana Mba tau?" tanyaku
"Tidak sengaja lewat daerah sana. Kebetulan macet total karena ada kecelakaan. Waktu itu pengendara motornya menghindari lubang yang ada dipinggir jalan. Jalan jugaa licin karena habis turun hujan." Mba Neti menjelaskan. " Dan suamimu..." Mba Neti terlihat ragu. Ada sesuatu yang disembunyikannya.
"Dan apa?" tanyaku sambil menguncang tubuhnya.
"Lebih baik kita segera kesana mba!" jawabnya.
Aku kalut. Tanda tanya besar belum terjawab. Aku segera bergegas ke rumah ibu mertuaku, Alif dan Alifia aku titip di ibuku. Aku dan Mba Neti pergi kesana.

Tiba disana aku dapati ada bendera kuning. "Ya Allah siapa yang meninggal?" teriakku.
Kupercepat langkahku. Sontak ibu mertuaku kaget bukan kepalang melihatku sudah berdiri di depan pintu.

"Yen eh...Yen sama siapa kesini?" tanya ibu mertuaku.
Aku tidak menjawab. Badanku terasa lemas. Didepanku sudah ada seseorang yang terbujur di tutup dengan kain batik berwarna cokelat. " Siapa itu, Bu?" tunjukku lemas.

Ibu mertuaku menahan tangis. Berusaha memegang pundakku. Ibu mengatakan tidak ingin menceritakan yang sebenarnya karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan. Aku memang tidak boleh kaget dalam mendegar sesuatu hal.  Sehingga kematian Mas Bayu disembunyikan. Perlahan lahan aku terkulai lemas tak berdaya. Air mata ini sungguh tak bisa keluar. Antara percaya dan tidak! "Ya Allah!" desahku lemah.

"Diikhlaskan saja Yen! Dan dimaafkan kesalahannya!" seseorang membisikan ketelingaku.
Aku dibopong ke tengah ruangan. Pembacaan yasin mulai terdengar. Tapi diri ini masih belum percaya.

Perlahan kudekati dan kubuka kain penutup wajahnya. Kulihat disana seorang laki-laki tertidur lelap dan ada senyum diwajahnya. "Mas...mengapa tinggalkan Yeni!" bisikku pelan.
"Bangun Mas! Bangun! Ini Yeni. Yeni sudah masakin Mas sayur asem dan ikan balado. Ayo kita pulang Mas!" ucapku lirih.
Mba Neti mulai menarikku. Ia juga berusaha memelukku dan mengatakan,"Yang kuat mba Yen!
Bagiku ini seperti mimpi.Allah begitu mudanya mengambil seseorang. Ya, seseorang yang aku cintai.
"Ya Allah!!' teriakku.

Sorenya aku  mengantarkan suamiku ketempat peristirahatan terakhir. Sungguh kenangan hari Rabu adalah kenangan yang tidak bisa dilupakan.

"Ayo Mi hujannya sudah reda," Alif menarik dan membuyarkan lamunanku.
"Iya, Mi sekarang saja. Tu hujannya sudah reda," jawab Alifia sambil melongok keluar jendela.

Aku dan anakku segera ke makam. Makamnya tidak jauh dari rumahku. Setelah sampai di makam Alif dan Alifia segera berlari. Aku mulai membersihkan rumput-rumput yang ada. Alif pun mulai merapal doa. Mulutnya terlihat komat kamit. Anakku Alifia tidak mau kalah doa diucapkan," Abi semoga abi disurga ingat aku ya!"


Aku menatap tempat peristirahatan Mas Bayu.  Ya, sekeping rinduku terkubur disini. Hanya doa yang aku dan anak anak panjatkan. "Semoga Allah akan mengumpulkan kita di surganya kelak," ucapku pelan sebelum meninggalkan tempat peristirahatan Mas Bayu. (Hdy love teach &write)







Selasa, 22 Maret 2016

PENTINGNYA BELAJAR MENJAHIT

Pakaian yang sering kita gunakan ternyata kadang harus direparasi alias dijahit. Entah yang  rusak resletingnya, robek sedikit atau disekitar lengan ada yang harus dijahit.

Disadari atau tidak sebenarnya kemampuan menjahit harus ada pada diri seorang wanita terutama saya( tunjuk diri sendiri) yang belum bisa menjahit. Kemampuan dasar yang harus sebenarnya dimiliki. Robek baju sedikit seharusnya bisa menjahitnya hihihi. 

Kalau menjahit dengan menggunakan tangan Insyaallah saya bisa. Memasang kancing baju insyaallah bisa. Tapi masalahnya kalau menjahit menggunakan mesin jahit ini yang tidak bisa. Ini sebenarnya yang harus saya pelajari akibatnya kalau ada yang harus diperbaiki agak kesulitan memperbaikinya.


saya memberikan baju untuk dijahit


Hari ini tukang jahit keliling mangkal didekat rumah. Saya pun segera mengambil beberapa helai pakaian. Kebetulan ada resleting yang rusak, dan sebagian ada yang robek.

Nama tukang jahitnya Pak Susilo. Belajar menjahit sejak dari SMP. Wah, keren ada life skill yang dimiliki  Pak Susilo. Menurutnya, kebanyakan yang bisa jahit  berasal dari Banyumas. Sekali lagi saya berdecak kagum karena dengan life skill yang ia miliki, ia mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pak Susilo sedang menjahit

Pendapatannya tidak menentu menurutnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Bisa sampai 50 ribu atau lebih tergantung banyaknya pakaian yang dijahit.

Kisaran harganya juga tidak mahal. Sangat terjangkau. Kalau celana pendek yang rusak atau robek dihargai Rp. 3000. Sedangkan untuk rok atau mengganti resleting yang rusak Rp.7000. Untuk gamis jika kepanjangan dikenakan biaya Rp. 7000 

Iseng iseng ditanya sama Bu Lastri tetanggaku mengapa tidak ikut konveksi saja? 
"Enakan seperti ini Bu! Karena dapat penghasilannya setiap hari. Walaupun tidak menentu dapatnya," begitu katanya.

Pak Susilo mulai berangkat jam 10.00 pagi. Dan sorenya jam 17.00 sudah kembali lagi ke rumah. 



Setelah selesai menjahit Pak Susilo pun izin untuk pulang. Karena hari ini hujan jadi beberapa pakaian yang akan dijahitnya dibawa pulang. Tentunya setelah Pak Susilo meminta izin terlebih dahulu.

Pengalaman hari ini menyadarkan saya bahwa yang harus dimiliki seorang wanita terutama saya adalah kemampuan dasar berupa keterampilan. Artinya keterampilan-keterampilan itu akan berguna karena suatu saat akan kita gunakan. Saya jadi malu. Laki-laki saja bisa menjahit masa saya tidak bisa? hiks.

Terimakasih Pak Susilo membuat saya ingin  belajar  menjahit.
Semoga suatu saat saya bisa menjahit menggunakan mesin dan akhirnya bisa membuat pola dan baju sendiri. (Hdy-Love Teach & Write))



Senin, 21 Maret 2016

PADA MEREKA SAYA BELAJAR

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
melakukan yang TERBAIK

Ya, hidup adalah sebuh proses pembelajaran dan anugerah. Belajar menikmati kesenangan yang diberikan oleh Allah kepada kita atau sebaliknya belajar melakukan proses diri menerima apa yang tidak sesuai dengan keinginan kita, baik tentang harta, kesehatan,fisik, jodoh, rizki, anak atau apapun yang kita inginkan , kita harapkan, karena didalamnya Allah mengajarkan agar kita lebih tegar dalam menghadapi hidup.

Ujian itu  ibarat sebuah fase dimana kita belajar mengelola perasaan dan hati untuk bisa menerima segala yang Allah beri.

PADA TUKANG BAJAI SAYA BELAJAR

Saya pernah mendapatkan pelajaran dari seorang tukang Bajai saat saya tanya bagaimana pendapatan Bapak?

Bapak itu hanya bilang," Tugas kita hanya BERUSAHA,saya yakin ketika Allah masih memberikan kita hidup maka disana masih ada rizki yang Allah berikan. Tinggal kita berusaha saja," begitu jawabnya.

JLEB banget! Kena disaya banget. Karena pada saat yang sama saya masih terus berpikir tentang keadaan diri ini, tentang keinginan yang belum tercapai. Tentang semua yang ada didalam hati. Terus terang kena banget saya waktu itu. PADA MEREKA SAYA BELAJAR


BERSYUKUR

Mungkin itu kata yang tepat. BERSYUKUR pada apa yang Allah beri. Saat kita masih diberi nafas sama Allah maka disaat itulah Allah masih memberikan rizki untuk kita.
Sama seperti beberapa waktu lalu ada seorang ibu di rumah sakit begitu tegar membawa anaknya yang sedang sakit. Suaminya berdagang di tanah abang bukan di blok tapi di jalan. Wanita ini begitu tegar melakukan segala upaya demi kesembuhan buah hati tercinta. Pada dirinya saya belajar. Belajar penuh syukur bahwa saya tidak diberi cobaan seperti itu. Bersyukur dengan kasih sayangNya kita masih diberi kesehatan.




Jika hati kita keras seperti batu, ajaklah diri kita mengunjungi rumah sakit. Maka disana akan kamu temukan sesuatu bahwa  kita akan mensyukuri apapun yang Allah beri pada kita

BERUSAHA

Lain waktu singgah di depan rumah saya, seorang bapak tua memasarkan kerupuknya. Oh ada yang beda. Bapak itu buta tidak bisa melihat. Kalau dilihat secara fisik bagaimana bisa jualan dan mendapatkan uang? Berjalan saja sulit karena menggunakan tongkat yang diketok-ketokan ke bawah saat berjalan. Kerupuknya ? Kerupuknya dililitkan diatas pundaknya dengan menggunakan tali.



Pada mereka  SAYA BELAJAR. Saya belajar tentang kerasnya hidup yang harus diperjuangkan. TIDAK BOLEH CENGENG. BAPER atau apalah itu. KITA HARUS KUAT. KUAT menghadapi apapun yang mendera kita. DAN katakan SAYA MAMPU MELEWATI ITU


Lain waktu saya bertemu dengan seorang kakek. Kakek seorang penjual koran. Jualan korannya dengan berjalan kaki. Sesekali naik angkot. Usianya sudah lanjut. Tapi semangatnya berjualan sungguh luar biasa.Mencari rizki tanpa harus meminta minta.
Saya bertemu tidak sengaja. Kebetulan waktu itu saya hendak ke sekolah anak saya Hani. Saat akan pulang dari sekolah  saya bertemu dengan kakek penjual koran.



"Masih ada korannya Kek?" tanya saya.
"Masih," jawabnya.
"Ada koran apa saja?"
Lalu kakek penjual koran menyebutkan berbagai jenis koran. Pilihan saya jatuh pada koran handpone. Walau sejujurnya saya sedang tidak membutuhkan koran itu.

Lalu kakek itu memberikan korannya. Setelah membayar koran saya pun meninggalkan kakek itu
"Semoga laris manis ya,Kek!"

Darinya kakek penjual koran saya belajar. Belajar tentang kesungguhan dan tidak meminta minta. Sungguh luar biasa.


BERDO'A

Bagaimana dengan jodoh yang tidak kunjung hadir? Atau buah hati yang tak kunjung hadir.Saya punya teman yang sholehah sampai usia yang sangat cukup untuk menikah tapi jodoh belum juga hadir. Bagaimana sikapnya?
Tetap memandang HIDUP INI POSITIF dan terus melakukan amalan-amalan syurga. Terus berdo'a. TAK GALAU dalam memandang tentang JODOH. Positif thingking. PADA MEREKA SAYA BELAJAR tentang makna KEIKHLASAN dan Do'a.

Pada Mereka Saya Belajar

Pada mereka sesungguhnya saya belajar
Belajar memandang hidup ini bukan dengan sebelah mata
Belajar bahwa Allah akan memberikan kemudahan dalam sebuah perjalanan yang panjang

Pada mereka saya belajar
Belajar tentang arti keikhlasan
kelapangan hati
Kebesaran jiwa
Bahwa hidup adalah  roda yang terus berputar
Kita sebagai pelakonnya hanya berusaha dan berdo'a
Biarlah Allah yang akan memutuskan setiap langkah kita
Agar diberi ketegaran dalam melalui setiap episode kehidupan

(Hdy-love teach & write)




Jumat, 18 Maret 2016

WANITA ITU BERNAMA IBU

Jika mendengar kata IBU maka kita langsung akan mendeskripsikan sebagai wanita lembut, jago masak minimal masak air, memiliki kegiatan dirumah tangga yang cukup banyak mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali (berat nian hihihi)

IBU maka asumsi kita akan berhubungan dengan segudang multi task yang ada pada seorang wanita. Tepatnya seorang istri, seorang ibu kelak untuk anak anaknya.

Mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Segudang aktivitas sudah dikerjakannya. TIDAK ADA KATA ISTIRAHAT kalaupun ada maka sedikit waktunya.





Bergulir pekerjaannya dari hari ke hari. Kalau pun ada yang membantu tetap saja  ibu yang mengatur agar semua berjalan sesuai tempatnya.

Apalagi kalau tidak ada yang membantu? Hmm, semua pekerjaan dilakoninya. Bagaimana dengan anak satu? Masih okelah tidak terlalu keteteran. Terus bagaimana kalau anaknya lebih dari satu? Hmm, bisa dibayangkan akan repot jadinya ( pasti bawaannya BAPER jadinya tidak boleh disenggol sedikit akan ada taringnya hihihi)

Namun dibalik semua itu ada PAHALA yang diberikan kepadanya. Bagi kita yang BERIMAN maka Allah akan memberikan balasannya dari setiap apa yang dikerjakannya untuk keluarganya.

IBU MENJADI PRIMADONA DIRUMAHNYA

Disadari atau tidak kita wanita/ibu adalah ratu dalam rumahnya. Ibu  sebagai peri  maksudnya  primadona. Mau dimana saja akan ada pangilan sepanjang 24 jam hihihi. Coba diperhatikan deh, "Bu handuknya mana? "Bu sarapannya udah belum?" "Bu aku sekolah dulu, ya! "Ibu mana, Pak?" " Ibu...ibu aku pulang!" atau "Bu, lututku sakit hiks," "Bu aku mau jajan, dong!"
 Nah tuh kan benar, setiap menit selalu dipanggil hihihi

Apalagi bagi para suami. " Bu tolong buatin air hangat, ya! " Bu Bapak pergi kerja dulu. Bu kacamata bapak mana? Ibu lalu menjawab," Itu pak diatas kepala bapak!"Bapaknya jadi tepok jidat weleh...weleh..weleh

BAGAIMANA KALAU ANAK SAKIT?

Kalau anak panas maka ibu yang memiliki rasa  khawatir berlebih. Ayah juga begitu tapi tingkat dewa yang kawatir adalah ibu. Ibu akan menangis untuk anaknya. "Kalau bisa biar ibu yang sakit jangan kamu, nak!

Apalagi kalau sekarang musim pancaroba. Kalau tidak fit maka anak akan mudah sakit. Radang tengorokan, panas, batuk adalah penyakit langanan yang diderita sebagian anak anak. Seringkali sebagian ibu lebih memilih obat herbal. Mengecek panas anaknya setiap waktu menyuruhnya minum air putih atau mengkompresnya dengan air hangat, memberikan madu lalu habbasaudah membalurkan badan anaknya dengan MINYAK BUT BUT, ya...itulah IBU.

Ibu tidak akan bisa tidur nyenyak. Sebisa mungkin didampingi anaknya yang sedang sakit. Terjaga selalu. Matanya ditahan dari kantuk yang sudah menyerang agar tidak tidur lelap. Atau boleh jadi dipegang tangan anaknya selalu. Itulah ibu. Rasa khawatirnya melebihi ayah.





Ibu kadang menangis dibalik bajunya sendiri, atau bahkan menahan tangis saat beras, dan lainnya sudah habis. Menangis bisa di balik baju saat masak mungkin, atau menangis ketika ingin tidur. Atau menangis ketika sedang berdua bermunajaat kepadaNya. Atau rela menahan lapar dan membiarkan anaknya makan terlebih dahulu. Ya, itulah ibu

Pantaslah Nabi memberitahukan bahwa syurga itu dibawah telapak ibu. Dan nabi mengulang kata ibu sampai 3 x

Ibu itu memang halus perasaannya. Mudah tersentuh. Walau bukan permasalahannya sendiri.Pantaslah kalau puisi ini mewakilinya

IBU

Bening hatimu
Halus perasaanmu
Itulah ibu

Bijak dalam berucap
Tak bosan menasehati
Tapi kadang   kami terus mengulangi

Pandanganmu jauh kedepan
Memberikan semua kebahagianmu
Untuk melihat anak-anakmu bahagia

Ibu
Tak pernah bosan
Memberikan do'a disetiap sujud sujud panjangmu
untuk kami anakmu


Sedangkan kami?
Apa yang telah kami
berikan untukmu ibu?

Kala kami bahagia kadang kami lupa
Kala kami senang kami juga lupa
Kala kami sedih baru kesedihan itu kami bagi

Ibu maafkan kami yang sampai hari ini
belum bisa membahagiakanmu

***********************************************



Ya, itulah ibu sosok wanita multi task, pendamping anak-anaknya, mencurahkan kasih sayangnya sedemikian rupa. Dan doa untuknya haruslah senantiasa kita panjatkan untuk ibu-ibu kita.

Salam untuk wanita wanita tegar yang selalu menyeka air matanya
Yang selalu tersenyum dibalik deritanya
Yang selalu berdoa untuk anak-anaknya dan kebahagiaan keluarganya
Ya wanita wanita yang bernama ibu adalah kamu
(Hdy-love teach and write)







Kamis, 17 Maret 2016

BERDUA DENGANMU

Sebagian orang mungkin nyinyir dengan keberadaanku kini
Statusku bukan singel lagi. Aku sudah memiliki kekasih. Tepatnya mantan kekasih hehehe. Maksudku bukan kekasih tapi istri.

Wajahnya bulat bersih. Aku bertemu dengannya tidak sengaja. Awalnya adalah aku dikenalkan oleh orang yang sangat kupercayai. Ya, saudaraku, abangku tepatnya.

Kala itu abangku mengenalkan adik temannya kepadaku. Wajahnya sangat manis. Tanpa disangka saat ibu mengetahuinya, ibu langsung menyuruhku melamar gadis itu. Sontak saja aku kaget. Bagaimana mungkin gadis yang baru kukenal langsung aku tembak untuk aku jadikan istri.

"Buat apa Lang, kalau pacaran nambah dosa! Belum dosa mata, hati pikiran. Mbo'ya yang lurus saja!" begitu ibuku bilang.

Ma'lumalah biar begini aku anaknya ustazah hehehe...
Ibu selalu mengisi pengajian di rumah. Jamaahnya juga banyak. Sst... kaya iklan saja. Jamaah...oh, jamaah Alhamdulillah....

"Bang Gilang mau merid? Yang benar?" Ira adikku kaget bukan main.
Dibelalakan matanya." Aku mah gak percaya! Mana ada wanita yang mau sama Bang Gilang. Lha wong rambut saja panjang tidak pernah dipotong. Mana ada yang naksir," Ira adikku mengatupkan bibirnya saat kedua alisku aku naikan.
"Piss, ah, Bang!" ucapnya sambil berlari meninggalkanku.

"Kalau dilihat kamu itu nggak jelek jelek banget Lang! Coba deh dipotong rambutmu. Tambah banyak tuh yang ngantri minta tanda tanganmu," ucap Ibu sambil tertawa.

"Ah, ibu itu ada-ada saja!" ucapku sambil mencubit ringan tangan ibu.

Itu cerita 3 tahun yang lalu. Dan akhirnya hari ini tepatnya 3 tahun pernikahanku. Dan sampai sekarang aku masih belum bisa membahagiakannya.

Sungguh ada keinginanku untuk membahagiakannya. Memberi limpahan pesona dunia kepadanya. Tapi maaf rasanya masih belum bisa tangan ini memegang payung yang kokoh.

Tepat hari ini ulang tahunmu
Tak banyak kata yang bisa kurangkaikan dengan manis
Selain puisi ini untukmu



BERDUA DENGAN MU

Sayang
Aku bukanlah yang sempurna
Tapi aku akan berusaha memberikan yang terbaik untukmu

Ketika dulu kamu memilihku
Aku tahu kau hadir untuk mengisi hari-hariku

Hari-hariku berlalu bersamamu
Tergambar lukisan cerita setiap hidup yang kita lewati

Maaf sayang...
Jika selama ini payung ini belum kuat dan kokoh
Terkadang terpaan angin membuat payung ini menjadi hilang kendali

Tapi sungguh
Dengan keberadaanmu disisiku
Aku akan tanguh hadapi semua ini bersamamu
Tentunya dengan izinNya dan kasih sayangNya

Sayang
Kuharap kau tak akan menyesal
karena aku akan sentiasa memayungimu
Mengokohkan tanganku kembali
Agar payung ini akan semakin kokoh
Tentunya berdua denganmu
(Hdy-Love teach & Write)




Rabu, 16 Maret 2016

WISATA KE MUSEUM PP IPTEK TMII

Assalamu'alaikum apa kabar semua?  Semoga selalu mendapatkan keberkahan usia Aamiin.

Pernah jalan ke Taman Mini? Sudah pernah pergi kesana? Bagi yang sudah Alhamdulillah. Tapi bagi yang belum semoga tulisan ini berguna. 
Hari Rabu, 16 Maret 2016 saya survey ke TMII. Jam 08.00 saya pergi kesana untuk survey lokasi outing untuk sekolah. 


Outing di sekolah memang dilakukan dua kali. Pertama pada semester satu sekolah pergi ke GIP sebuah toko buku dibilangan Depok Jawa Barat. Nah, untuk semester 2 ini sengaja memilih tema keselamatan dan memang sesuai dengan modul yang ada di tema 8. 
jadi sekolah pergi ke PP IPTEK dan  saya bersama WOK pergi survey ke museum PP IPTEK.



 WOK? APA ITU?

WOK kalau disekolah adalah wakil  dari orang tua yang  tiap kelas memberikan wakilnya untuk mengakomodir atau bekerjasama dalam hal membantu kegiatan sekolah. Yang pergi survey adalah saya bersama ibu wok terdiri dari  3 orang yaitu mama Disya, Mama Nada, dan Mama Baim.






LOKASI TMII

Lokasi TMII berada  JL. Taman Mini Indonesia Indah di Cipayung. Kalau lebih gampangnya setelah melewati masjid At-Tiin.  ( ini disebut PINTU MASUK 1)







BAGAIMANA CARANYA JIKA SEKOLAH  ATAU ROMBONGAN KESANA?


Kalau sekolah ingin kesana caranya gampang sekali. 

Pertama yang perlu disiapkan adalah surat sekolah yang berisi hari dan tanggal kegiatan, dan dari sekolah atau rombongan apa.




Guna dari surat ini adalah agar dipintu masuk mendapatkan potongan harga. O iya kalau mau mendapatkan potongan harga maka harus ke gedung reservasi.  Tepatnya tidak jauh dari pintu utama. Tanya saja pada petugas bilang "Mau Survey pak! Nanti dapat discount jika pada hari itu kita kesana. (2 gratis alias tidak bayar jika sedang survey).

BERAPA HARGA MASUK?

Pintu masuk TMII per orang adalah Rp. 10.000
Mobil  Rp. 10.000
Motor Rp. 6000
Bus Rp. 30.000


Setelah membayar karcis saya dan wok pun segera menuju lokasi reservasi.

Nah  gedung reservasi ini yang namanya PRANASAKTI  saya  lalu memberikan surat dari sekolah atau dari rombongan, untuk mendapatkan potongan harga masuk. Lumayanlah seperti SDI At-Taqwa yang insya Allah ke TMII dengan jumlah lebih kurang 90 orang. Jika dikali 10.000 maka totalnya adalah 900 ribu. Tapi Setelah mendapatkan potongan hanya membayar kisaran 700 ribuan. Pembayaran ini dilakukan untuk pintu masuk beserta bus yang digunakan. O iya minimal 3 hari sebelumnya harus sudah bayar. Bisa transfer juga lho.


aku dan mama Baim sedang Reservasi kunjungan

Setelah reservasi dan mendapatkan kwitansi pembayaran.


PERJALANAN SELANJUTNYA KE PP IPTEK

Setelah selesai melakukan pembayaran untuk pintu masuk. Tugas saya dan WOK selanjutnya adalah survey ke PP IPTEK.

PP IPTEK? APA ITU?

PP IPTEK merupakan kepanjangan dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Lokasinya dekat museum MIGAS.

lokasi PP IPTEK
pintu masuk
Setibanya dilokasi PP IPTEK saya disuguhkan dengan panorama robot dan roda landing pesawat di pintu masuk. Wah ternyata itu roda landing pesawat AIR BUS.






RESERVASI LAGI DI PP IPTEK

Saya dan WOK  pun menuju ruangan reservasi atau kantor. Disana saya bertemu dengan petugasnya dan membuat perjanjian untuk kunjungan.
Petugas disana akan bertanya waktu kunjungan. Setelah disepakati ternyata pada tanggal 24 Maret akan ada sekitar 20 sekolah WOW BANYAK! Karena kebanyakan sekitar 200 ribuan maka saya dan WOK sepakat untuk merubah tanggal menjadi 23 Maret 2016 untuk kunjungan ke MUSEUM PP IPTEK.



BERAPA HARGA TIKET MASUK?

Tiket Rp 16.500 perorang


FASILITASNYA APA?

Fasilitas di PP IPTEK banyak sekali
  • Ada 400 alat peraga
  • Aneka kegitan sains
  • Arena peneliti cilik
  • dll

LIHAT LOKASI DALAM PP IPTEK

Dilokasi PP IPTEK akan ada Wahana Taman jurasic. Wahana ini ada patung dinosaurus yang bisa bergerak dan bersuara hihih. Dinonya BESAAAARR! Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan cara melambaikan tangan. Ketika pengunjung melambaikan tangan maka dinonya akan bergerak dan bersuara WOW!





Ada juga rumah GEMPA, Nah niatnya anak anak akan ke rumah gempa. Oiya ada foto 4 dimensi juga lho.Setelah selesai melihat ke dalam PP IPTEK selesai juga untuk hari ini surveynya. 

Trims ibu -ibu yang sudah mengantar untuk survey. Next akan ada lagi cerita saat kunjungan atau OUTING ke PP IPTEK.

Yang belum berkunjung segera berkunjung. Bagus lho! See you in the next story 
( Hdy-love teach and write)






Selasa, 15 Maret 2016

JAM TANGAN UNIK WEPUKA

Waktu
menuntut kita untuk berpacu
Mengerjakan tugas dengan tepat waktu
Memilih pekerjaan dengan batasan waktu
Itulah waktu
Kadang kita memilih untuk berdiam
Tapi waktu semakin menghilang
Merubah pagi menjadi siang
Merubah siang menjadi sore 
lalu sore menghilang berganti malam
Waktu seakan bergulir
Dan terasa cepat berlalu
itulah waktu

Sering kali kita merasa terburu -buru dengan waktu. Waktu identik dengan jam. Ketika kita lupa memakai jam tangan maka kita pasti akan bertanya pada orang lain  "Maaf, jam berapa sekarang?"

Jam tangan biasanya melingkar bisa ditangan kanan atau ditangan kiri terserah pemiliknya. Terserah yang menggunakannya.Mulai dari yang harganya mahal sampai yang sedang saja. Mulai dari yang bermerk atau yang tidak. "Yang penting fungsinya, kita  jadi tahu jam berapa sekarang," begitu kata Ita ketika saya tanya tentang jam yang melingkar ditangannya.

Lain lagi menurut Tira, "Saya memilih yang  unik, nggak pasaran. Lucu apalagi kalau handmade.

Hmm, saya telusuri jam tangan handmade. Ternyata ada jam tangan dengan menggunakan tali temali.

MAKRAME?

Seni kerajinan Makrame adalah seni kerajinan yang memanfaatkan tali dan benang untuk menciptakan aneka ragam asesoris dan produk.

Awalnya kerajinan ini bermula dari teknik tali temali yang berhubungan dengan ikat dan simpul menyimpul.


Wah keren juga. Mungkin untuk membuatnya susah ya? Tapi ada juga sudah membuatnya kita tinggal memakainya. Salah satunya yang perhatian dalam membuat jam tangan unik ini adalah Putri. Namanya Putri. Putri kuliah dan mengambil jurusan Seni Rupa di UNJ.
Kecintaanya pada dunia seni membuat Putri membuat aneka kreasi mulai asesoris, jepit rambut , aneka tas. Tapi yang sekarang dikerjakan adalah membuat jam tangan makrame. Dengan mengambil nama WEPUKA

WEPUKA kepanjangan dari We kami. PU adalah punya dan KA adalah karya. So Wepuka adalah karya kami yang kami buat dengan tangan sendiri.Selain itu WEPUKA juga membuat karya karikatur, jam tangan tali handmade simpul makrame dan accesories lainnya.





Kerajinan kreatif Wepuka ini adalah harapan kami untuk bisa mewujudkan kreatifitas yang bermanfaat untuk kami beserta lingkungan sekitar kami yaitu usaha yang berdimensi sosial. Bismillah sedikit demi sedikit. Indonesia kreatif indonesia mandiri (Try Djojo suami Putri)

Jam tangannya unik. Bahan dasar yang digunakan untuk talinya unik. Dilengkapi juga dengan tempatnya yang keren. Pas banget dan tidak pasaran. Ada beberapa bentuk dan pilihan warna lagi.













LALU ADAKAH KEUNGGULANNYA?

Keungulan dari jam tangan ini adalah

  • jam dengan baterai sony
  • ada plus handmade wepuka
  • tersedia dengan berbagai macam warna dan tali
  • etnik dan menarik
  • bahan tali dari tali korea sehingga awet

bermacam jenis tampilan WEPUKA


ORDER  DIMANA?

Gampang tinggal meluncur di facebooknya Try Djojo atau ke wepuka bisa tanya tanya dulu. Untuk harga sangat terjangkau. Bisa juga ke instagram @wepuka.

Mau order khusus juga bisa.

Alamat workshop di PERUM BUKIT WARINGIN BOJONG GEDE BOGOR 

Yang unik, menarik hanya di WEPUKA (Hdy-love teach and write)







Senin, 14 Maret 2016

BUKU DAN SELALU BUKU YANG BERGIZI

Assalamu'alaikum apa kbar semua? Semoga sehat selalu,ya!
Hmm, kali  saya pengen ngebahas tentang buku. Kok buku? Yup buku yang bisa menjadi sumber inspirasi, yang menjadi sebuah kenangan, buku yang menjadi jalan sebuah hidup. Atau ketika kita membacanya ada satu titik balik atau apalah yang membuat kita semakin dewasa dalam memandang hidup, bisa juga ketika belum menikah setelah baca buku mempersiapkan diri dalam rangka beribadah mengenapkan separuh agama mungkin, atau bisa juga berkaitan dengan  skripsi  yang perlu sumber sumber referensi yang mendukung heheheh

Saya masih ingat betul sebuah buku yang menjadi kenangan terindah saat saya belajar membaca.
Ini budi.
Ini bapak budi.
Ini ibu budi

i  n i ini
bu di  budi

cikal bakal saya membaca. Duh yang ini ketahuan deh saya lahir tahun berapa hihihi. Buku ini juga mengantarkan saya waktu SD menjadi juara. Lalu guru saya memberikan hadiah buku pelajaran juga. Ini moment terindah saya.

Momen yang lain lagi adalah saat saya harus menikah diberi buku ( waktu itu) sebuah buku yang dikarang oleh M. Fauzhil Adhim. (waktu itu sedang naik daun bukunya) dibuku itu banyak ditulis untuk berumah tangga.Istilahnya persiapan menuju kesana.

Sebenarnya, saya suka semua jenis buku,baik buku pendidikan, anak, parenting, sains, pokoknya yang esensinya tentang pengembangan upgrading otak.

Buku dan selalu Buku yang BERGIZI.
Otak memerlukan asupan sama seperti diri kita memerlukan asupan. Untuk mencerdaskannya diupayakan membaca. Iqro ,Bacalah! sudah jelas tertulis bahwa harus membacanya.Salah satunya adalah membaca buku yang menurut saya BERGIZI .Salah satunya buku yang menurut saya bergizi adalah buku yang berjudul Ibu dari mana aku berasal. Sebuah buku yang sarat makna, Yang secara tidak langsung membuat saya belajar mendidik anak saya atau bagaimana harus bersikap terhadap permasalahan. Baik yang diskup kecil  saya (keluarga) atau pun ketika menghadapi permasalahan yang ada di kelas.


Buku yang  didalamnya bercerita tentang masalah keseharian dalam mendidik anak beserta pemecahan masalahnya. Satu yang membuat saya ambil adalah kekuatan do'a menjadi salah satu ujung tombak dalam merubah anak menjadi lebih baik. Disana juga ditulis dalam kata kata terakhir (jleb banget!)

Ketika kumohon pada Allah kekuatan
Allah meberiku kesulitan agar menjadi kuat

Ketika kumohon pada Allah kesejahteraan 
Allah memberiku  kepapaan untuk dihadapi

Ketika kumohon pada Allah keberanian
Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi

Ketika kumohon pada Allah sebuah cinta
Allah memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong

Ketika kumohon pada Allah bantuan
Allah memberiku kesempatan

Aku tak pernah menerima apa yang kupinta
Tapi aku mendapat segala yang aku butuhkan

Doaku terjawab sudah


Buku yang selanjutnya saya sedang belajar blog. Akhir Desember saya baru memulai. Saya kejar untuk mengerti dan memahami bagaimana membuat blog. Lalu mengisinya.  Saya ingat betul saya mencari bukunya di toko buku di Rawamangun. Setelah itu sampai sekarang ini saya menulis di blog. 


Didalam buku ini dijelaskan cara mengoptimalkan beberapa fitur New post dan post,membuat Quote, Ada juga membangun konten blog dan lain-lain. Pas banget buat saya sebagai pemula dalam membuat  dan belajar tentang blog.

"Buku adalah jendela dunia"

Mungkin masih banyak lagi buku-buku yang telah menjadi satu rangkaian dalam perbaikan, penambahan ilmu bagi diri saya. Ini bukuku. Mana bukumu? (Hdy-love teach and write)








Kamis, 10 Maret 2016

ARINI

Arini memandangku. Pandangannya sangat tajam seakan menembus ujung hatiku. Ah, lagi-lagi aku tidak tega. Tapi apa mau dikata kalau aku sudah tak mencintainya lagi. Padahal bulan depan kalau tidak ada halangan aku akan mempersunting Arini.

"Ada apa, Mas? Ada hal besar sepertinya yang sedang kamu pikirkan?" tanyanya.
Aku terdiam saja. 
"Lho, kok diam sih, Mas. Kalau diam berarti betul ya?" Arini memandangku lagi. Aku tertunduk.

Beberapa menit aku terdiam. Aku salah tingkah. Ada saja yang aku lakukan.Membetulkan bajuku yang sebenarnya tidak kesempitan. Atau membetulkan letak posisi dudukku. Mungkin lebih tepatnya adalah aku hanya memaksakan saja pergerakan dalam diriku supaya rasa grogiku hilang. Dan kalaupun sudah siap aku akan melontarkan kata PUTUS pada Arini.

Namanya Arini. Nama lengkapnya Arini Wulandari. Gadis manis yang kukenal semasa aku SMA dulu. Orangnya sederhana. Sederet prestasipun berjejer ada padanya. Aku lupa mengapa aku sampai suka padanya. Dan mengapa aku mengungkapkan rasa sukaku pada Arini. Yang jelas saat Sayha, sahabatku yang pintar Kimia waktu itu mengenalkanku pada Arini dan memberitahukan kepadaku tentang dirinya saat itu mungkin aku suka. Tapi sekali lagi bukan suka yang dipaksakan. Ini suka sesungguhnya.

"Mas, ibu menanyakan padaku kapan orang tuamu akan datang ke rumah?" Arini memainkan ujung bajunya. Arini menatapku lekat.

DEG! Aku tergagap. Membetulkan posisi dudukku. Saat inilah yang tidak aku ingin dengar dari mulut Arini. Sesungguhnya bukan karena aku tidak siap. Atau mungkin aku tidak mau melepaskan masa kesendirianku,

Umurku memang sudah mendekati kepala tiga. Seharusnya sudah waktunya aku melepaskan masa kesendirianku. Syaiha saja sahabat dekatku sudah mengenapkan separuh agamanya dan sudah dikaruniai seorang anak. "Sudahlah apa yang kamu pikirkan lagi Rul. Arini itu gadis yang baik. Saya sudah kenal dengan orangtuanya. Ayolah, jangan menunda. Segerakan saja. Insya Allah akan menjadi  berkah dan tidak ada mudhorotnyya," ucap Syaiha saat mengunjungi rumahku beberapa waktu yang lalu.

"Gimana Mas?" tanya Arini
Aku diam. Tak bisa menjawab pertanyaannya. 

Selasa, 08 Maret 2016

DALAM DIAM AKU BERTANYA

Dalam diam aku bertanya
Siapa yang akan mendampingiku nanti?
Apa kamu yang selalu bersamaku sepulang kuliah?
Ataukah teman SMA ku yang diam-diam memperhatikan aku?
Atau si jago basket yang selalu bertandang ke rumahku?

Dalam diam aku bertanya
Bertanya tentang cinta dan kesetiaan
Bertanya tentang harap dan pengorbanan
Tapi kurasa dalam diamku akupun tak akan mendapat jawabannya
Ya... jawaban pada setiap pertanyaanku siapa yang akan mendampingiku nanti?

Dalam diam aku bertanya
Bertanya tentang keadaan yang selalu mengganguku
Bertanya siapakah yang akan mendampingku nanti
Apakah dia yang bertubuh kekar yang selalu membuat histeris beberapa teman kampusku
Apakah dia yang membawakan payung saat aku kehujanan
Ataukah dia yang berkacamata yang selalu membantuku menuliskan tugas kuliah?

Dalam diam aku bertanya
Siapakah yang akan mendampingu nanti?
Mendampingiku dan menjawab setiap perbuatan yang telah aku lakukan
Membantuku dalam setiap kesulitan?

Kini aku tahu
Yang Bisa membantuku nanti
Bukan dia yang berbadan kekar
Bukan pula yang membantuku dalam tugas kuliah
Bukan juga yang membawa payung untukku
Tapi yang bisa membantuku...
Mendampingiku hanyalah amal dan perbuatanku

Ya Allah...
Jadikanlah aku pribadi yang lebih baik lagi
Mampu menjadikan amalanku didunia menjadi penolongku.

                              (Hdy love Teach and Write)




dalam diam aku bertanya


MEDIA EDUKASI YANG TRENDI UNTUK ANAK? ADAKAH?

Assalamu'alaikum. Jumpa lagi dihari ini dengan saya di blog RUMAH PENUH INSPIRASI.
Kali ini saya akan membahas seputar media anak. Media anak sering diidentikan dengan pembelajaran. Penyampaian pembelajaran dari seorang guru/tutor/ guru TPA atau yang lainnya kepada si pembelajar dalam hal ini adalah Siswa.

Atau bahkan seorang ibu memberikan pelajaran kepada anaknya mengenai norma agama atau norma yang lainnya , misal tentang pengetahuan 25 Nabi.  Tapi mudahkah mengenalkannya? 
Jawabannnya saya rasa TIDAK. Apalagi segudang aktivitas yang dilakukan orangtua misalnya yang bekerja, maka waktu khusus untuk belajar bersama anak sedikit sekali.

Sekarang ini saja anak dapat mengakses dengan mudah internet ataupun mendounloud games di Hengpong yang kita miliki. Secara tidak sadar kita sebenarnya membuat anak  memjadi lebih suka games dihape dari pada belajar. Anak saya kreatif jeung sudah bisa buka hp sendiri. Ssst...hati-hati lho dengan alat elektronik seperti ini.(baca juga membuat anak menjadi kreatif)

Nah, media menurut KBBI adalah 1 alat; 2 alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk. 

Kalau media pendidikan sendiri adalah  alat dan bahan yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran. Selain itu Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar  sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. 

LALU APA SAJA JENIS MEDIA PEMBELAJARAN ITU?
Ada beberapa jenis media yang akan dibahas disini seperti;
  1. Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
  2. Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
  3. Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
  4. Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

BAGAIMANA DENGAN MEDIA UNTUK ANAK DALAM BELAJAR ALQUR'AN?

Hmm, dewasa ini zaman semakin tidak menentu. Mengajarkan anak norma keagamaan pun terasa sulit. Sebagai orang tua kita perlu juga memiliki media sebagai alat penyampai suatu materi pelajaran yang menyenangkan. Belum lagi kita ingin anak kita mengetahui 25 Nabi. Bisa menghafal Alqur'an dengan mudah tapi kita tidak menemukan TPA (TAman Pendidikan Alqur'an) yang tepat dan dekat dengan lokasi rumah kita. Atau kita ingin anak-anak kita dapat menghafal sekaligus bermain? Tapi adakah media yang bisa menarik anak -anak?

Ada nih.... HAFIZ TALKING DOLL





Wow apakah itu? Ini media yang pas dan recomended banget buat anak anak kita. Suer deh! Aplikasinya saja keren abis. Nih aplikasinya
  • Bisa ngobrol sesama boneka, 
  • Menjawab list pertanyaan dari kita, Misal: kita Tanya” Assalamu’alaikum” Si Hafiz atau Hafizah akan menjawab “Wa’alaikumssalam”
  • Ada aplikasi di android yang bisa nyambung dengan hafiz/ hafizah.
  • Ada Murotal 30 Juz dari 3 Syaikh (Misyari Rasyid, Muhammad Thoha, Ahmad Saudi

Hanya itu? Ih.. ada lagi nih!? 
  • 99 Asmaul Husna dan artinya
  • 25 Cerita Nabi, Kisah Berima sekaligus Story Telling
  • 20 Kisah Sifat-sifat Teladan Nabi Muhammad SAW
  • 20 Tahukah Kamu? Tentang Nabi Muhammad SAW
  • 15 Suaraku Ceritaku tentang Binatang dalam Al-Qur’an
  • 26 Cerita di Balik Alphabet A-Z
  • 3 cerita nusantara (Maling Kundang, Danau Toba, Prambanan, atau kalau tidak perlu, bisa dideleted)
  • 30 games interaktif-tanya jawab (dibantu remote)
  • 3 Lagu2 Anak Islami (bisa ditambah sendiri, karena space memorynya masih ada kurang lebih 2GB)
  • Do'a sehari-hari
  • Belajar Kata, Kosakata: Arab, Inggris,Indonesia (Hewan, Dunia Tumbuhan, Benda, Bilangan, Alam Semesta, Tubuh Manusia, Al-Qur’an)
  • Sst..dikasih carger juga lho.
Tuh kerenkan? Oiya Boneka Hafiz Talking Doll ini ada 2 lho. Ada yang wanita dan ada yang laki-laki. Kalau yang wanita bernama Hafizah sedangkan yang laki-laki bernama Hafiz.


tampak belakang boneka


Biasanya saya sama anak Hani anak saya mendengarkan murotal anak-anak. Atau bermain games dengan Hani. Kalau bermain games biasanya saya melakukan suten. Siapa yang menang boleh menjawab pertanyaan yang ada (hihihi) Kadang saya juga pura-pura kalah biar Hani yang jawab ( untuk yang ini Hani tidak tahu) maklumlah saya pengennya Hani yang belajar. Sedangkan saya hanya menemaninya dan sesekali ikut meramaikan gamesnya. Oiya ada kalau benar ada kata katanya juga lho plus nanti dikasih penjelasan atas pertanyaan tadi ( kerenkan)





Saya juga selalu membawa Hafizah ke sekolah. Biasanya saya selalu menyetel lagu-lagu. Sering juga menyetel alqur'an. Abdu siswa saya di kelas saya sangat suka dengan Qs Alwaqi'ah. " Bu Alwaqi'ah dong, Bu! begitu ucapnya.Atau kadang bermain bersama anak-anak. Bermain Games.


kegiatan bersama hafizah

SIAPA SAJA YANG SUDAH MEMILIKI?

Aku sudah lho. Ini ada juga beberapa yang sudah memiliki Boneka Hafiz Talking Doll



beberapa pesanan



testimoni


Kalau bunda dan yang lainnya belum punya tidak ada salahnya memberikan media seperti ini. Yuk! Kalau berminat dapat menghubungi Kak Aziz ya!







 Mau tanya-tanya katanya juga bisa lho!  Itu ada telp yang bisa dihubungi.
Yuk! Media Edukasi untuk anak bersama HAFIZ TALKING DOLL membuat anak CERDAS DAN SHOLEH BERSAMA HAFIZ DAN HAFIZAH 
(Hdy-Love Teach & Write)