Senin, 21 Maret 2016

PADA MEREKA SAYA BELAJAR

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
melakukan yang TERBAIK

Ya, hidup adalah sebuh proses pembelajaran dan anugerah. Belajar menikmati kesenangan yang diberikan oleh Allah kepada kita atau sebaliknya belajar melakukan proses diri menerima apa yang tidak sesuai dengan keinginan kita, baik tentang harta, kesehatan,fisik, jodoh, rizki, anak atau apapun yang kita inginkan , kita harapkan, karena didalamnya Allah mengajarkan agar kita lebih tegar dalam menghadapi hidup.

Ujian itu  ibarat sebuah fase dimana kita belajar mengelola perasaan dan hati untuk bisa menerima segala yang Allah beri.

PADA TUKANG BAJAI SAYA BELAJAR

Saya pernah mendapatkan pelajaran dari seorang tukang Bajai saat saya tanya bagaimana pendapatan Bapak?

Bapak itu hanya bilang," Tugas kita hanya BERUSAHA,saya yakin ketika Allah masih memberikan kita hidup maka disana masih ada rizki yang Allah berikan. Tinggal kita berusaha saja," begitu jawabnya.

JLEB banget! Kena disaya banget. Karena pada saat yang sama saya masih terus berpikir tentang keadaan diri ini, tentang keinginan yang belum tercapai. Tentang semua yang ada didalam hati. Terus terang kena banget saya waktu itu. PADA MEREKA SAYA BELAJAR


BERSYUKUR

Mungkin itu kata yang tepat. BERSYUKUR pada apa yang Allah beri. Saat kita masih diberi nafas sama Allah maka disaat itulah Allah masih memberikan rizki untuk kita.
Sama seperti beberapa waktu lalu ada seorang ibu di rumah sakit begitu tegar membawa anaknya yang sedang sakit. Suaminya berdagang di tanah abang bukan di blok tapi di jalan. Wanita ini begitu tegar melakukan segala upaya demi kesembuhan buah hati tercinta. Pada dirinya saya belajar. Belajar penuh syukur bahwa saya tidak diberi cobaan seperti itu. Bersyukur dengan kasih sayangNya kita masih diberi kesehatan.




Jika hati kita keras seperti batu, ajaklah diri kita mengunjungi rumah sakit. Maka disana akan kamu temukan sesuatu bahwa  kita akan mensyukuri apapun yang Allah beri pada kita

BERUSAHA

Lain waktu singgah di depan rumah saya, seorang bapak tua memasarkan kerupuknya. Oh ada yang beda. Bapak itu buta tidak bisa melihat. Kalau dilihat secara fisik bagaimana bisa jualan dan mendapatkan uang? Berjalan saja sulit karena menggunakan tongkat yang diketok-ketokan ke bawah saat berjalan. Kerupuknya ? Kerupuknya dililitkan diatas pundaknya dengan menggunakan tali.



Pada mereka  SAYA BELAJAR. Saya belajar tentang kerasnya hidup yang harus diperjuangkan. TIDAK BOLEH CENGENG. BAPER atau apalah itu. KITA HARUS KUAT. KUAT menghadapi apapun yang mendera kita. DAN katakan SAYA MAMPU MELEWATI ITU


Lain waktu saya bertemu dengan seorang kakek. Kakek seorang penjual koran. Jualan korannya dengan berjalan kaki. Sesekali naik angkot. Usianya sudah lanjut. Tapi semangatnya berjualan sungguh luar biasa.Mencari rizki tanpa harus meminta minta.
Saya bertemu tidak sengaja. Kebetulan waktu itu saya hendak ke sekolah anak saya Hani. Saat akan pulang dari sekolah  saya bertemu dengan kakek penjual koran.



"Masih ada korannya Kek?" tanya saya.
"Masih," jawabnya.
"Ada koran apa saja?"
Lalu kakek penjual koran menyebutkan berbagai jenis koran. Pilihan saya jatuh pada koran handpone. Walau sejujurnya saya sedang tidak membutuhkan koran itu.

Lalu kakek itu memberikan korannya. Setelah membayar koran saya pun meninggalkan kakek itu
"Semoga laris manis ya,Kek!"

Darinya kakek penjual koran saya belajar. Belajar tentang kesungguhan dan tidak meminta minta. Sungguh luar biasa.


BERDO'A

Bagaimana dengan jodoh yang tidak kunjung hadir? Atau buah hati yang tak kunjung hadir.Saya punya teman yang sholehah sampai usia yang sangat cukup untuk menikah tapi jodoh belum juga hadir. Bagaimana sikapnya?
Tetap memandang HIDUP INI POSITIF dan terus melakukan amalan-amalan syurga. Terus berdo'a. TAK GALAU dalam memandang tentang JODOH. Positif thingking. PADA MEREKA SAYA BELAJAR tentang makna KEIKHLASAN dan Do'a.

Pada Mereka Saya Belajar

Pada mereka sesungguhnya saya belajar
Belajar memandang hidup ini bukan dengan sebelah mata
Belajar bahwa Allah akan memberikan kemudahan dalam sebuah perjalanan yang panjang

Pada mereka saya belajar
Belajar tentang arti keikhlasan
kelapangan hati
Kebesaran jiwa
Bahwa hidup adalah  roda yang terus berputar
Kita sebagai pelakonnya hanya berusaha dan berdo'a
Biarlah Allah yang akan memutuskan setiap langkah kita
Agar diberi ketegaran dalam melalui setiap episode kehidupan

(Hdy-love teach & write)