Selasa, 26 April 2016

HIDUP YANG LEBIH LESTARI#Beliyangbaik












Awal ikut acara ini sengaja penasaran banget apalagi pas dibuka undangan dari Blogger Perempuan membuat saya jadi ingin ikutan acara ini.Mengusung tema yang mengigit menurut saya, yaitu #beliyangbaik Untuk lingkungan lestari membuat saya pengen tahu sebenarnya acara apa sih ini? Saya pun bersemangat untuk  ikut acara ini(penasaran bingit hihih).



Acaranya bertempat di Tartine Fx, dan ketika saya tiba disana acara belum dimulai. Di depan sudah ada yang menyambut hihihi...Mba Desy.

Setelah bersalaman, saya pun segera menuju tempat acara berlangsung. Di dalam sudah banyak blogger yang hadir. Setelah bersalaman  dengan beberapa blogger saya pun segera mencari kursi yang kosong dan duduk di samping blogger Ria Bilqish.

Tak enak rasanya jika tidak berfoto dulu. Jadilah saya membidikan kamera ponsel saya ke beberapa blogger. Dan ciezzz...





Setelah semuanya lengkap, acara pun dimulai. Di pandu oleh Mc yang humble acara semakin meriah. 




Ada 3 pembicara, yaitu Mb Mia, Mba Nola dan Mba Dewi. Ke tiga pembicara ini memeriahkan suasana hari itu.






Menurut mba Mia  jika ingin membeli sesuatu konsumen harus memiliki kepekaan dalam memilih. Widih...apalagi ini? Kalau saya biasanya sebagai konsumen memilih ya pilih aja gak pakai lima pokok. Hihihi. Nah pengen tahu kan apa aja lima pokok itu? Ini dia.  Diantaranya adalah:







  • Apakah fungsinya sesuai dengan kebutuhan
Fungsinya ini berkaitan dengan kebutuhan kita sebagai konsumen terutama dalam pemakaiannya. 
  • Cermati dengan membeli yang besar. Keuntungannya jika membeli yang ukuran besar selain tidak nyampah juga membuat hemat.
Catat! Betul juga dengan membeli yang besar maka akan semakin menghemat dan tidak menyebabkan penumpukan sampah terlalu banyak.
  • Bahan baku yang digunakan dari mana.
Nah untuk yang ini kudu banget dicatat! Bahan baku yang digunakan perlu diamati dan kita tahu sebagai konsumen.
  • Bagaimana dengan proses produksinya. Apakah ramah lingkungan atau tidak.
Proses produksi perlu diteliti. Apakah ramah lingkungan atau tidak. Banyak polusi saat proses pembuatannya atau tidak. Perlu dicatat sekali.
  • Apakah kemasannya bisa didaur ulang atau tidak?
Hmm, sejauh mana bisa digunakan barang tersebut dimasyarakat perlu digali dan dicari solusinya juga agar dunia tidak menjadi tumpukan sampah.

Sedangkan Nola mengatakan, "Untuk mengedukasi kepada anaknya dengan menekankan agar menggunakan sabun sesuai keperluannya. Mandi dengan menggunakan ember saja. Membeli dengan cara melist terlebih dahulu barang yang akan dibeli dan mengajarkan anak dengan disiplin membeli yang penting saja. Kesemua ini adalah merupakan langkah awal baginya untuk mendidik anak anak untuk#beliyangbaik.

Menurut Mba Dewi perwakilan dari pencinta lingkungan mengatakan saat 10 tahun yang lalu banyak yang mengatakan lapisan ozon semakin menipis. Maka beramai-ramailah orang untuk tidak membeli kulkas yang tidak pakai CFC. Maka kalau dilihat konsumen bisa menjadi POWER dalam rangka penyelamat lingkungan.

Senada dengan hal tersebut Mba Dewi mengatakan konsumen juga harus cerdas dalam membeli barang yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari salah satunya adalah dengan cara #beliyangbaik.

Produk-produk apa saja yang bisa dipilih. So moms pilihlah yang baik. Diantaranya:
  • Molto -Molto dengan prinsip sekali bilas yang bisa membantu para ibu menghemat air sebanyak 75% saat mencuci.


  • Rinso- Rinso percaya untuk mengembangkan anak bermain maka ada pembelajaran untuk berani kotor. Tapi dengan kemampuan dari rinso yang bisa mengusir noda yang membandel.


  • Domestos-Domestos menjaga kesehatan keluarga dengan memastikan kebersihan toilet dan juga lingkungan.


  • Bango- Selain membantu melestarikan warisan kuliner, tenyata Bango memberdayakan kehidupan 38.500 petani kedelai.


  • Shampo Lifebuoy - Shampo Lifebuoy membantu para ibu memberikan solusi 5 tanda rambut sehat untuk keluarga.


  • Dove- Dove senantiasa mendefinisikan kecantikan dari segala dimensi tubuh wanita.Tak pernah membedakannya. So..PDlah.


  • Pepsodent membantu meningkatkan kesadaran dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut.


  • Pure It- memiliki misi menyediakan air minum yang hiegienis dengan harga yang terjangkau. Dirancang juga untuk mengurangi dampak lingkungan.


Pada acara itu saya dapat doorprize dan menang membuat kata-kata dalam waktu singkat. Alhamdulillah!



So terakhir. Saksikan  vidio acara blogger ini,ya!





Jadi kesimpulannya mulailah dengan#beliyangbaik mulai sekarang. Mulailah dari diri kita sendiri.(Hdy-love teach&write)





Jumat, 22 April 2016

INDOMILK BERBAGI KECERIAAN NONTON BARENG BOBOIBOY









Hari Sabtu, tepatnya tanggal 16 April 2016 ada acara asyik bareng INDOMILK dengan nonton bareng BoBoiBoy.  
Acara nonton bareng INDOMILK bertempat di SCBD  Blitz Megaplex Kuningan.

Setelah diantar suami, saya dan Hani tiba disana pukul 09.00. Alhamdulillah belum mulai acaranya. Setelah melakukan registrasi dan bertemu dengan panitia dari INDOMILK saya pun segera ke dalam. 

Sesampainya di dalam sayapun mencari kursi yang  sesuai dengan tiket yang saya dapat. di D6 dan D7. 

Di dalam sudah pada datang adik-adik dari anak yatim dari Assyafiiyah dan Bantar Gebang. Nampak jelas keceriaan mereka.

Hani mencari tempat duduk dan sayapun mengambil foto-foto sebelum acara dimulai.



Hani setelah sampai


Hani smile



with mba waya and me



PT INDOLAKTO berbagi keceriaan dengan memberikan keceriaan donasi berupa Papan Permainan Jagoan BoBoiBoy dan pemberian 30.000 susu cair INDOMILK UHT kepada anak-anak.

Pemberian susu ini untuk anak-anak Panti Asuhan Pesantren Yatim Assyafiiyah Jakarta dan untuk anak-anak pemulung yang ada di Bantar Gebang Bekasi.




Selain memberikan donasi berupa susu, Indomilk juga mengajak mereka untuk nonton bareng.

Acara nonton bareng INDOMILK ini menutup rangkaian acara kampanye.




Peluncuran Papan Permainan Indomilk Jagoan BoBoiBoy yang telah dimulai sejak bulan Maret 2016. Menurut Marketing Manager Indomilk, Vanda Ratna  mengatakan,"Saat ini karakter BoBoiBoy memang sudah menjadi idola anak-anak Indonesia. Papan permainan ini berfungsi untuk memberikan alternatif permainan bagi anak-anak."

Tambahnya lagi,"Sambutan positif dari permainan ini pun cukup baik."
  
Acara ini menandakan INDOMILK sangat memegang komitmen dalam mendukung kelengkapan gizi keluarga Indonesia.

Dalam acara ini INDOMILK mensosialisasikan dan menyebar semangat pertemanan energik, aktif, imaginatif dan fun.

Serunya acara ini adalah INDOMILK menampilkan sahabat juga yaitu si DOMI dan BOBOiBoy. Dengan menggandeng ANIMONSTA sebagai pemegang hak siar karakter BoBoiBoy di Indonesia dengan harapan nantinya kemampuan sosial, motorik dan pikologis juga terasah.

Keceriaan milik mereka anak-anak panti asuhan. "Saya sangat senang," jawab Rizal salah satu anak panti asuhan Assyafiiyah.



Rizal anak yatim panti asuhan

Rizal dan temannya

Sempat juga mata saya berkaca-kaca melihat kebahagiaan mereka nonton bareng bersama INDOMILK. Acara Indomilk perlu diacungi JEMPOL.

Setelah pembukaan selesai, acara selanjutnya ada DOMI maskot dari INDOMILK. Bersamaan datang juga boneka besar BoBoiBoy dan kawan-kawannya menambah keceriaan suasana menonton. Dan tibalah saatnya nonton BoBoiBoy. Wah, seru!!







ICBP merupakan salah satu produsen konsumen bermerek yang mapan dan terkemuka.

Kegiatan usaha dari ICBP antara lain mi instan, makanan ringan, penyedap rasa, nutrisi , dan makanan khusus serta minuman.

Guna mendukung kegiatan usaha utamanya, ICBP juga menjalankan kegiatan usaha kemasan dengan memproduksi baik kemasan flekibel maupun karton.

Bayangkan, kegiatan operasionalnya pun lebih dari 50 pabrik yang tersebar diberbagai wilayah utama di Indonesia. WOW!

Pilihan produk lebih dari 40. Bisa dibayangkan!Banyak di antara merek merek tersebut merupakan merek terkemuka dengan posisi pasar yang signifikan di indoneia,serta memperoleh kepercayaan dan loyalitas jutaan konsumen selama bertahun-tahun.
Sebagai penutup kegiatan nonton bareng INDOMILK saksikan vidio singkat kegiatan hari ini, ya!




Itulah kegiatan seru nonton bareng INDOMILK. Semoga INDOMILK semakin menyehaatkan dan berbagi dengan anak-anak INDONESIA. 
Ditunggu undangan berikutnya! Hdy-love teach&write








Senin, 18 April 2016

KUNCI KENANGAN NAILA

Kamu tahu LUMPUR? Katamu lumpur berada di tanah, becek dan sering diinjak orang saat mereka berjalan. Bagiku  BUKAN! Lumpur menurutku terjadi karena keserakahan manusia. 

Aku ingat betul saat aku masih kecil lumpur menggenang dimana mana. Dari sedikit yang kena menjadi meluas. Aku sendiri tidak tahu siapa yang salah. Keserakahan manusiakah? atau memang karena alam yang sudah tidak bersahabat. 
Padahal menurut yang aku tahu manusia jangan serakah dalam mengambil kekayaan alam yang ada. Melainkan  harus dijaga dan dilestarikan.
"Telah nampak kerusakan dibumi akibat ulah tangan manusia."

Ah, sudahlah tak perlu dibahas masa kecilku tentang lumpur. Kau masih saja disana menyeruput teh pahit itu seakan tak peduli keberadaanku yang menunggu sejak tadi. Sungguh aku sedang menunggu jawabanmu tentang lumpur yang berada dikubangan. Menurutmu itu aku? Hah! Tak salahkah aku mendengarnya?

Hei Bung! Sungguh aku tidak mau selamanya berada ditempat seperti ini. Berada dibarisan peminta-minta berpakaian rapi. Berada dibisingnya musik yang membuat telingaku sakit jika harus selalu mendengarnya. Berada diantara mereka yang memberikan senyuman palsu. Sungguh aku rindu tempat yang lain. Aku rindu ketenangan jiwa yang selama ini tidak aku dapati ditempat ini. Aku ingin menjadi ibu yang baik untuk anakku nanti.

"Aku ingin berubah tidak berada dilumpur ini lagi"

Hidupku ini sudah susah. Jika di dunia saja selalu  susah masa  diakhirat juga susah?
Saat malaikat pembawa catatan memberikan buku catatan keburukanku. Sungguh aku tidak mau hal itu terjadi. Kau tahu dunia tidak ada habisnya jika selalu dikejar. Ada hal lain saat ini yang harus aku raih . Aku ingin bersinar seperti BINTANG.

Kau tahu bintang saat malam tiba bintang terlihat menyala. Memancarkan kerlipnya yang indah. Susah dijangkau. Berada di langit yang tinggi.
Sewaktu aku masih kecil ibu menyanyikan lagu binatang untukku
Dilangit bintang bersinar
cahyanya sampai ke bulan..

Ah, aku ingin menjadi bagian dari benda-benda langit. Salah satunya bintang yang berada dilangit. Memandangnya membuatku takjub. Ah, andai ibuku masih berada disisiku pasti aku tidak akan pernah kesepian.

Kini ketidakberadaan ibu membuatku RINDU. Aku begitu rindu. Rindu akan belaian kasih sayangnya. Aku rindu semuanya. Rindu masakan ibu dengan sayur lodeh, dan ikan jambal terasi. Ah, ibu mengapa engkau pergi mendahuluiku disaat aku beranjak remaja engkau menghilang bersama banjir bandang yang menghancurkan perkampungan kita.
Masih terekam dalam ingatan saat terakhir engkau menyuruhku sholat subuh, engkau mengelus rambutku lembut 
dan mengatakan," Jangan pernah tinggalkan sholat walau kondisi apapun, Naila."
Itu kata-kata  terakhirmu yang kuingat.

Lamunanku terhenti saat, kau sudah selesai menyerumput teh pahit terakhirmu. 
Kau tiba-tiba memandangku. Aku tahu ada hal licik dipikiranmu. Saat kau hendak mendekat, suasana tiba-tiba menjadi gaduh. Semua berlari berhamburan. Aku tak bisa mendengar dengan jelas hanya aku lihat kepanikan semua orang yang berhamburan. Dan kaupun tidak berusaha menarik tanganku. Aku masih terdiam dibangku. Namun yang aku rasakan ada hawa panas dan ada nyala api yang menjalar semakin cepat. Sontak aku kaget. Kulihat tas kecilku tidak ada digengaman. Aku kaget. Dimana tas kecilku. Oh, tidak! Tas kecil itu berada dibangku berwarna merah. Didalamnya ada KUNCI. Itu bukan sembarang kunci. Itu adalah kunci kotak kenanganku. Banyak barang-barang peninggalan ibu yang aku masukan kedalam kotak itu. 

Aku berusaha berlari. Alma berusaha menarik tanganku tapi aku meronta. Aku masuk ke dalam kobaran api. Aku ingin menyelamatkan kunci. Sebagian orang berteriak. Tapi aku tidak memedulikan.

BRUK! Aku terjatuh saat tanganku sudah bisa mengapai dompet merahku. Hawa panas terasa menyentuh kulitku. Pandanganku kabur namun perlahan aku melihat sosok ibu mendekatiku. Ah, tetes air mata jatuh dipelupuk mataku. Aku berteriak. "Ibu! Naila kangen Ibu!" 
Ibu memelukku erat. "Kuncinya ada di sini, Naila. Ini kunci kenanganmu , sayang!"
Aku mengambil kunci dari tangan ibu. Lalu aku pun membalas pelukan ibu. 
Wangi aroma bunga melati tercium sekali. Aku tidak merasakan apa -apa lagi. Yang aku ingat, ibu membisikan sesuatu,"Sudah waktunya, Naila! Bermainlah disini bersama ibu." (Hdy-love teach & Write)









Selasa, 12 April 2016

PERUMPAMAAN MENCARI RIZKI



Bagaimana usahamu hari ini kawan? Adakah kegalauan atas rizkimu?
Amatilah seekor burung yang terbang, pergi pagi dan pulang petang dalam mencari makan untuk anak-anaknya. Disanalah ada usaha yang dibangun. Tanpa tahu ada apa saat terbang? Apakah akan mendapatkan makanan atau tidak. Begitulah kita seharusnya tetap berusaha mencari Rizki yang halal. Berjalanlah! 

Bila hari ini engkau tidak berjalan dalam mencari rizki kapan rizki menghampirimu? Mencari dulu, usaha dulu setelah itu bertawakalah kepada Allah. 

Mintalah kepada pemiliki semua yang ada dimuka bumi ini. Dialah Allah SWT. 

"Bertebaranlah kamu di muka bumi. Carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung." (Qs. 62:10)

Usaha sudah tapi rizki tidak menghampiri? Boleh jadi usaha yang dilakukan belumlah optimal. Keseriusanmu dalam mencari rizkinya belum diUSAHAKAN secara sempurna. Toh Allah akan melihat usaha usahamu dulu. Tuk hasil biarlah Allah yang menentukan.

TERBANGLAH dalam mencari rizkiNya. Jangan BERPUTUS ASA dari Rahmat Allah. Yakinlah dengan keYAKINAN yang KUAT karena boleh jadi Allah menyuruh kita untuk menjemput RIZKI kita dengan USAHA yang harus kita lakukan terlebih dahulu.

TERBANGLAH terlebih dahulu dalam mencari rizkiNya. Karena dengan itu kita akan berusaha dengan  mengOPTIMALkan  kemampuan yang kita miliki.


'Yakinlah Allah tidak akan merubah suatu kaum jika kaum itu tidak merubah dirinya sendiri.'


SADARI...
Burung terbang pagi hari
Dan pulang pada sore hari
Lalu memberi makan kepada anak anaknya
Allah telah memberikan pelajaran kepada KITA
Allah yang memberi RIZKI kepada kita
Tinggal kita menjemputnya
Terbanglah!
Dalam mencari RIZKI Allah
Sandarakan semuanya kepada pemilik RIZKI
Semoga dengan itu Allah akan memudahkan semuanya
Aamiin.(Hdy-love teach & write)













Picture google image

Minggu, 10 April 2016

JADILAH TEGAR SEPERTI BATU KARANG




Hidup itu kadang tidak seindah yang dibayangkan. Penuh dengan perjuangan. Dan hanya orang yang tangguh yang bisa melewatinya. Jika kita lihat bagaimana batu karang itu berdiri kokoh menghadapi hantaman ombak, Seperti itulah seharusnya kita TETAP TEGAR SEPERTI BATU KARANG dalam menghadapi ujian kehidupan.

'Tetap tegar berdiri dengan kokoh seperti batu karang'

Permasalahan  dalam hidup memang acap kali datang, silih berganti. Kadang Allah mempertemukan dan menghadapkan pada kenyataan yang sesuai dengan keinginan dan harapan. Atau kadang Allah menghadapkan pada kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan kita dengan memberikan ujian. 

Kadang  ada air mata yang menghiasi wajah kita, ada tangis yang keluar dari bibir kita, seyogyanya kita seharusnya bisa  berdiri dengan kokoh  menghadapi semua permasalahan yang ada. Ya,  seperti batu karang yang tetap berdiri dengan kokohnya menghadapi hantaman ombak dilautan.

Sifat manusia memang acapkali berkeluh kesah dan  mudah putus asa dalam menghadapi hidup ini. namun kita harus bisa mengelola perasaaan dan tegar dalam menghadapi masalah. Seperti itu seharusnya kita.

Hempasan ombak seperti sebuah ujian yang datang berkali-kali. Berkali-kali itupula karang tetap berdiri kokoh menghadapinya. Seperti itulah seharusnya kita.Tetap berdiri dengan kokoh dan tegar menghadapi sebuah ujian.

Ujian adalah....
Tarbiyah dari Allah
Apakah kita kan sabar 
atau pun sebaliknya...(lagu Raihan)

Lalu bagaimana sikap kita seharusnya dalam menghadapi ujian?

  • Yakin Allah tidak akan memberikan permasalahan diluar batas kemampuan kita
  • Bertawakal selalu kepada yang memberi kehidupan
  • Sebuah ujian bukan dijadijan alasan untuk kita tidak MOVE ON
  • Menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong


Seperti lagu dewa hadapi dengan senyuman dalam menghadapi kehidupan.
Yakinlah Allah akan memberikan kemudahan dalam segala permasalahan. Dan tetaplah tegar sobat seperti batu karang.

Semoga apapun kondisi kita hari ini. Semoga Allah mampukan dan mudahkan kita melewatinya dan kita tetap tegar berdiri dengan kokohnya seperti batu karang.
(Hdy-love teach & Write)














picture google image




Sabtu, 09 April 2016

HARI ESOK UNTUK MANG IJUNG




Rohidah terlihat sedih. Kali ini Mang Ijung pulang dengan tangan hampa.
“Kering, Bu! Enggak ada tangkapan hari ini. Terpaksa makan pakai garam lagi, Bu!” Mang Ijung tak bersemangat. Dijemurnya jaring-jaring di depan teras. Dibiarkan sisa airnya menetes ke tanah. Lalu di lapnya keringat yang mengucur dari balik topinya.




Rohidah menghela nafas panjang. Ia hanya diam saja,  sesaat kemudian  Rohidah beranjak masuk ke dalam. Ia bergegas ke dapur. Dibuatkan teh hangat untuk suaminya. Setelah itu, matanya melirik tempat gula. Oh, ternyata sudah habis “Rasanya bakalan pahit!" gumam Rohidah. 
Sekarang, hidupnya saja sudah semakin pahit. Batin Rohidah semakin berkecamuk antara sedih dan tidak.Karena besok tidak tahu harus makan apa.
Di ambilnya sendok lalu tempat gula sedikit demi sedikit dibersihkannya. Berharap ada sedikit gula, kemudian diaduknya perlahan   air teh itu.

Setelah selesai, ia segera bergegas menemui suaminya yang sedang berada di teras rumah. "Diminum dulu tehnya."

Mang Ijung mengangguk. Ia lalu memberi isyarat kepada Rohidah untuk mengambilkan kipas yang terbuat dari anyaman kayu. Maklum untuk dirinya dan keluarganya kipas elektronik sangat mahal harganya. Tak sangup dirinya untuk membeli kipas angin seperti itu.

Rohidah memandang lekat lekat suaminya itu. Ada kegelisahan terpancar dimatanya. Mau makan apa esok dan esoknya lagi. 

Hasil tangkapan ikan sudah seminggu ini tidak bisa membuat Rohidah dan anak-anaknya makan dengan terpenuhi gizinya. Paling seadanya saja. Untuk makan dengan daging pun jarang sekali. Paling makan pakai daging sapi atau kambing hanya setahun sekali. Itu pun pas lebaran Idul fitri dan idul Adha saja.

SLURUP! Diminumnya air teh hangat buatan istrinya. Matanya tiba tiba dibesarkan.
 “Ada apa Pak?” Rohidah pura –pura tidak tahu.
“Kok tidak manis, Bu?”
“Gulanya habis,Pak! Lagi pula bapak kan tidak boleh minum yang terlalu manis. Enggak bagus untuk kesehatan,” Rohidah berkelit.

Mang Ijung tertawa melihat alasan istrinya. Ia tahu pasti pendaringan sudah kosong.
“Gara-gara reklamasi pantai membuat hasil tangkapan ikan semakin sedikit!” Mang Ijung tampak geram.
“Apa, Pak? Reklame? Apa itu?” Rohidah terlihat tak mengerti.
“Bukan Reklame tapi reklamasi. Reklamasi pantai. Hasil laut semakin kering dan menipis, Bu!" jawab Mang Ijung.
"Semua nelayan semakin kering hasil tangkapannya. Biasanya sampai 100 kg sekarang paling sedikit 5 kg. Huh! Nasib...nasib!" Lanjut Mang Ijung sambil melempar topinya. Ia terlihat geram.

"Sabar, Pak! Semoga Allah akan mudahkan Bapak dan nelayan lainnya menangkap ikan lagi," Rohidah mengusap lembut punggung suaminya.

Rohidah sebenarnya sadar akibat reklamasi pantai membuat hasil tangkapan ikan semakin sedikit. Dan nelayan lainnya seperti tidak berdaya pada keadaan ini. Nelayan semakin sulit mencari ikan di Teluk Jakarta. Kalaupun harus melaut maka harus berlayar sampai jauh.


"Bayangkan, Bu! Jika sekali melaut harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Sedangkan hasil tangkapan hanya 5kg. Balik modal juga kaga!" Hidup...oh hidup. Beginilah."

Sesaat terdengar azan ashar. Mang Ijung terlihat bersiap beranjak. "Mau kemana, Pak! tanya Rohidah.
"Ya, sholatlah, Bu! Sudah miskin hidup kita tapi untuk keimanan jangan sampai kita miskin juga, Bu!" jawab Mang Ijung tersenyum.

"Alhamdulillah!" Rohidah bersyukur memiliki suami seperti Mang Ijung. Semoga saja Allah akan memberikan hari esok yang lebih baik untuk dirinya , Mang Ijung, dan nelayan-nelayan lainnya. ( Hdy- love teach & write)










#ODOP 2
#TUGAS MENGAMATI SEKITAR

Kamis, 07 April 2016

TUGAS SUPER DUPER ANTARA BELANJA DAN MEMASAK

TUGAS 'SUPER DUPER'

Dalam mengerjakan tugas biasanya  seorang wanita  dapat mengejakannya secara sekaligus. Apalagi dalam hal memasak. Tugasnya memainkan peran yang sangat penting dalam sebuah rumah.







Tugas lainnya bagi seorang ibu/ wanita adalah dengan memberikan menu terbaiknya untuk keluarga tercinta. Tugas ini sebenarnya berhubungan dengan kewajiban sebagai ibu atau wanita yaitu memasak. Sebelum memasak tentunya kita akan belanja dulu untuk bahan memasak. Masalahnya kemana akan belanja?

'Tugasnya memainkan peran sangat penting'

picture google


PASAR

Pasar biasanya ada dua. Ada pasar tradisional dan ada pasar modern. Pasar tradisional biasanya ramai, kotor, atau mungkin ada bau semeriwing yang berseliweran hihih.


Namun seiring perkembangan pasar tradisional semakin bebenah diri. Mulai penataan dan kebersihanya.

Pasar modern lebih cenderung lantainya bersih, penataan tempat yang teratur, ada kasir yang menghitung berapa besar jumlah barang yang harus dibayar. Ada AC nya, Salah satunya menurut saya yang lengkap , bersih dan murah adalah di TIPTOP Rawamangun.
Selain bersih juga lengkap ruang musholanya cukup nyaman.  Penataan tempat sayur juga baik. Ada sayuran yang organik dan anorganik kita tinggal pilih.

Sebelum membeli saya usahakan untuk membaca label dari produk tersebut. Jika membawa anak saya ajarkan juga dalam hal melihat halalnya suatu produk. Ada label dari MUI sehingga menurut saya akan terasa aman jika saya memakannya.




'Melihat label halal sebuah produk menurut saya suatu keharusan'
salah satu sudut TIPTOP Rawamangun



membaca lebih teliti

Hani sedang mencari label halal



Lain halnya dengan transaksi yang di lakukan di abang tukang sayur yang lewat di depan rumah kita misalnya, proses jual belinya pembeli langsung memilih sayuran yang disukainya. Beraneka ragam sayuran , buah, ikan , daging dan lainnya dijual di abang sayur:)


Prosesnya yang dilakukan pun dapat di tawar harganya hihih (ibu ibu maklum deh maunya korting teruss).

Selain itu, kalau abang sayur lewat depan rumah ada proses interaksi dengan tetangga juga. Saling sapa, senyum, bertanya kabar, dst. (makhluk sosial berinteraksi dgn yang lainnya) karena kalau kita butuh mereka juga akan mudah. Repotnya kalau kita jarang bertegur sapa atau berinteraksi kalau ada hal-hal yang urgen dan kita membutuhkan bantuan tetangga kemana kita kan meminta bantuan? 

'Manusia makhluk sosial membutuhkan interaksi dengan yang lainnya.'

Transaksi belanja dilakukan dengan menghitung secara manual. Ada saling sapa dan akan terucap kata 'terimakasih baik dari abang penjual sayur maupun pembeli. Its so simple.




Jika sudah selesai belanja apakah tahap sudah selesai? Belum! Tahap selanjutnya adalah dengan memasak apa yang telah kita beli. Perlu waktu juga ya? hihih emang itulah tugas kita. Tapi kalau mau yang enggak repot tinggal pilih saja dan tunjuk saja hihii....bisa di mana saja sesuai selera.
So, mother , semangat selalu semoga Allah mudahkan kita tuk menyajikan masakan yang terbaik. Dan saya tentunya harus belajar juga menyajikan menu yang terbaik yang saya bisa. Semangat semua.(Hdy-love teach &write)