Sabtu, 03 September 2016

SUPLEMEN MAKANAN ANAK CITREX UPIN & IPIN BE SMART,ACTIVE AND HEALTY





Assalamualaikum Moms 
Pada hari Sabtu, 27 Agustustus 2016 saya berkesempatan hadir dalam acara louching suplemen makanan anak. Acara yang bertajuk tentang anak membuat siapapun akan tertarik. Bersama buah hati tercinta saya menuju MOI yang berada di Kelapa Gading Jakarta Utara. 



saya tiba dilokasi



Tiba disana saya langsung menuju lokasi lounching. Setelah doa kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sepatah kata dari pihak PT.MEGA PHARMANIAGA. Oiya acara ini juga mendatangkan pengisi suara OPAH dan DATU pada film UPIN DAN IPIN lho. Saya pun berkesempatan untuk foto bareng juga.


balon peresmian



pihak PT. MEGA PHARMANIAGA




saya, Hani dan Opah


Acara lounching kali ini cukup meriah karena akan ada pelaksanaan beberapa lomba diantaranya menggambar dan menari.Lomba menggambar dan menari ini dikuti oleh anak-anak PAUD sekitar.








TALK SHOW SUPLEMEN MAKANAN ANAK

Acara talk show kali ini bertanjuk "Mendorong Sistem Kesehatan Nasional Melalui Alternatif Vitamin Anak." Pembicara kali ini adalah Psikolog Kasandra Putranto, Dr. Diana F.Suganda,M.Kes,SpGK dan dari pihak PHARMANIAGA diwakili oleh Wan Syurya Tri.

Adakalanya anak-anak pada masa musim pancaroba mengalami penurunan aktivitas fisik lantaran tubuh kurang bugar.

Mendidik anak untuk mengkonsumsi makanan sehat, sayur dan buah-buahan dengan asupan gizi yang cukup ternyata menjadi salah satu cara agar tubuh:
  • Mempertahankan kebugaran tubuh.
  • Menstimulus antibodi 
  • serta terhindari dari resiko penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.

Masalah nutrisi terjadi hampir pada semua umur, terutama anak-anak. Pada anak usia 6-12 tahun merupakan anak yang paling rentan terhadap ketidakcukupan gizi.

Kebutuhan gizi anak sebagian besar digunakan untuk aktivitas pembentukan dan pemeliharaan jaringan. Kelompok sekolah pada umumnya mempunyai kondisi yang lebih baik dari pada keompok balita. Namun pada usia sekolah seringkali dijumpai beberapa permasalahan diantaranya:

  • Berat badan kurang
  • Anemia defisiensi zat besi
  • Kekurangan vitamin c
  • hingga pada beberapa daerah ada yang kurang iodium.

Selain harus konsumsi makanan sehat, moms juga bisam memberikan vitamin kepada anak. Vitamin ini berguna untuk menjamin asupan vitamin dalam tubuh. Vitamin sendiri meupakan molekul organik multifungsi. Anak memerlukan asupan vitamin C dan B dari luar tubuh untuk membantu proses perkembangan.

Nah, moms PT. MEGA PHARMANIAGA selama dua tahun ini mencoba berkostribusi untuk kebugaran dan menyehatkan anak-anak Indonesia dengan cara memberikan alternatif sumplemen anak CITREX UPIN&IPIN. CITREX UPIN &IPIN  yang terdiri dari 3 varian rasa yaitu CITREX  rasa jeruk, Blackcurrat, dan CITREx BCO + lysine Chocolate Tablet.




variant CITREX
dokument Tina Purbo


Adapun manfaatnya citrex upin & ipin adalah:
  • Membantu proses pertumbuhan normal anak-anak
  • Menigkatkan daya tahan tubuh
  • mencegah dan membantu penyembuhan dari batuk dan flu
  • Mempercepat proses penyembuhan luka
  • Sebagai agen penutrisi kulit pada masa pertumbuhan
O, iya moms CITREX UPIN & IPIN ini tabet kunyah dan hisap ya bukan syrup ya!
Dosis pemakaiannya untuk anak-anak 1 x sehari tablet kunyah dan hisap setelah makan.

Mau coba moms? Yuk! CITREX UPIN dan IPIN alternatif vitamin anak. Be SMART, BE ACTIVE, BE HEALTY WITH CITREX UPIN & IPIN










Jumat, 02 September 2016

PERLUNYA TABUNGAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK





Assalamu'alaikum Moms sudah terbayang kedepannya untuk buah hati tercinta? Semoga dimudahkan segala apa yang dicita-citakan dan dimpikan ya.


Mengenai pendidikan untuk anak sekarang ini banyak banget yaa mom. apalagi biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Bayangkan untuk masuk TK saja sudah kelihatan angkanya. Apalagi ketika masuk SD banyak sekali biaya yang dibutuhkan.Belum lagi nanti pas SMP walahh...

Moms anak adalah harta berharga bagi setiap keluarga. Orang tua mana pun pasti ingin memberikan yang terbaik dan mempersiapkan bekal masa depan untuk buah hati. Selain perhatian, kesehatan, dan lingkungan, pendidikan yang baik akan menjadi bekal masa depan paling optimal. Dengan bekal masa depan ilmu yang baik, anak bisa tumbuh dan berkembang serta menjadi apa saja yang dicita-citakannya.

Sayangnya, pendidikan yang baik saat ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Seperti halnya orang tua lain, moms pasti ingin anak dididik oleh pengajar profesional yang kualitas dan pengalamannya tidak diragukan lagi dan belajar di tempat yang nyaman, aman, dan kondusif. Moms juga pasti ingin anak mendapatkan sarana pembelajaran yang baik, misalnya buku-buku, alat praktik di laboratorium, komputer, dan lain-lain.


SURVEY SURVEY

Survei yang dilakukan terhadap sejumlah sekolah swasta di kota Jakarta menggambarkan rata-rata biaya pendidikan di Indonesia naik sebesar 7% -15% per tahun. Inflasi pendidikan ini adalah sesuatu yang nyata. Dengan demikian, mari siasati dengan cerdas dan bijak dana pendidikan yang angkanya sangat fantastis itu agar di kemudian hari, ongkos tersebut tidak menjadi beban untuk moms.

Terlebih untuk dana pendidikan universitas, uang pangkal yang saat ini mungkin berjumlah Rp50.000.000 bisa berkembang menjadi Rp400.000.000 dalam waktu 15 tahun kedepan. Hal ini dapat terjadi akibat adanya tingkat kenaikan harga tersebut.

Moms ada beberapa langkah menurut Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GcertFinPlanning, CFP, QWP Perencana keuangan independen dari ZAP FinancePenulis buku Menjadi Cantik, Gaya, & Tetap Kaya Penulis buku Make It Happen!

Pertama, sebaiknya sudah harus mulai mendiskusikan pendidikan anak sejak sang anak masih dalam kandungan. Lakukan survei dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada atau datang ke pameran pendidikan yang mulai banyak diselenggarakan.

Kedua, berdasarkan pilihan favorit orang tua dan anak, lakukan riset kebutuhan biaya pendidikan untuk tahun ini. Pahami bahwa biaya pendidikan tahun ini kemungkinan besar akan meningkat setiap tahunnya, sehingga saat anak masuk sekolah nilainya akan bertambah besar.

Ketiga, sesuai kebutuhan dana yang sudah dihitung, silakan periksa tabungan atau investasi yang sudah disiapkan. Apakah sudah cukup? Jika angkanya masih lebih kecil dari yang seharusnya, jujurlah pada diri sendiri bahwa sekaranglah saatnya merevisi rencana dana pendidikan.

Keempat, periksa apakah keuangan keluarga sudah terlindungi. Menabung dan berinvestasi akan terasa mudah dijalankan oleh keluarga yang masih produktif dan mendapatkan penghasilan. Risiko kematian di usia produktif atas pencari nafkah atau orang tua dapat terjadi kapan saja. Oleh sebab itu, perlindungan asuransi jiwa sangat penting dalam perencanaan dana pendidikan.

Sebelum saya lanjutkan yuk simak vidio berikut ini







IMPIAN  BUAH HATI TERCINTA

Siapa sih yang tidak ingin memiliki dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak? Saya hanya berdo'a dan berusaha agar memudahkan saya untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati tercinta Farisah Haniyah. 
Cita-citanya memang luar biasa selain ingin membahagiakan orangtua, dan cita-citanya menjadi Hafizh qur'an. Semoga di ijabah ya, nak.

Selain ingin menjadi hafiz qur'an, cita-cita Farisah Haniyah menulis cerita. Semoga Allah mudahkan juga segala yang sholehah impikan. 
Sebagai orangtua kita mempunyai kewajiban mendoakan dan mendukung segala langkah-langkah buah hati tercinta.









MORINAGA CHIL-GO

Morinaga Chil-Go! juga meyadari bahwa biaya pendidikan tidaklah murah, dan seiring berjalannya waktu biaya pendidikan akan terus naik. Sadar akan hal tersebut, Morinaga melalui program Bekal Masa Depan Chil-Go! turut memfasilitasi dan membantu Ayah dan Bunda untuk mempersiapkan dana pendidikan Si Kecil sejak dini. Ayah dan Bunda dapat menghitung kisaran dana pendidikan yang dibutuhkan untuk Si Kecil melalui kalkulator financial perhitungan dana pendidikan Si Kecil yang sudah di siapkan oleh Morinaga Chil-Go!.

Kalkulator Financialtersebut dapat akses di

Melalui program Bekal Masa Depan Chil-Go!, Ayah dan Bunda berkesempatan untuk mendapatkan total hadiah senilai 3 Milyar Rupiah dalam bentuk dana asuransi pendidikan untuk Si Kecil. Bekal masa depan yang terbaik merupakan hak anak. Mari para orang tua persiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin, agar hak anak yang menjadi tanggung jawab orang tua dapat terpenuhi dengan baik.


 Ilustrasi Perencanaan Dana Pendidikan Si Kecil

Dalam mempersiapkan dana pendidikan Si kecil, moms dapat melihat ilustrasi agar mempunyai gambaran lebih jelas bagaimana menghitung dana pendidikan Si Kecil sejak dini. Mari simak ilustrasi dana pendidikan di bawah ini.
Chila adalah anak berusia 1 tahun yang sangat lucu. Ayah dan Bunda Chila ingin mempersiapkan dana pendidikan untuk jenjang taman kanak-kanak hingga Universitas. Dengan asumsi tingkat inflasi pendidikan sebesar 15% per tahun untuk biaya sekolah dan biaya kuliah. Berikut perhitungan kebutuhan dana pendidikan Chila. (asumsi Ayah dan Bunda hanya mempersiapkan dana untuk membayar uang pangkal sekolah).



Idealnya, moms memang bisa melakukan perencanaan sendiri dengan berinvestasi dan membeli asuransi jiwa secara terpisah. Namun, berbeda dengan investasi, terkadang premi atas pembelian asuransi jiwa harus dibayarkan sekaligus. Akibatnya membuat kacau arus kas keluarga di bulan tertentu. Kendala premi minimum yang tinggi pun menghambat sebagian masyarakat untuk membeli asuransi jiwa jenis tertentu.


Salah satu produk yang dapat membantu orang tua dalam mempersiapkan dana pendidikan adalah asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan akan memberikan manfaat proteksi, yaitu perlindungan kepada pemegang polis hingga berusia 99 tahun (tergantung jenis produk asuransi jiwa). Sehingga, jika anak belum selesai bersekolah hingga sarjana dan terjadi risiko kematian pada orang tua, maka anak akan tetap memiliki dana untuk meneruskan pendidikannya. Sedangkan bonus manfaat investasi dari sebuah asuransi pendidikan akan diperoleh jika porsi tabungan atau dana investasi yang dikumpulkan terus berkembang dan memberikan hasil yang positif. Pahamilah bahwa investasi pasti mengandung risiko, jadi tidak seperti produk tabungan, nilai investasi tidak dijamin oleh perusahaan asuransi jiwa. Hasil keuntungan bisa jadi sesuai harapan, atau diatas harapan, atau dibawah harapan.

Salah satu teman keluarga yang memahami kebutuhan orang tua dalam mempersiapkan dana pendidikan adalah Morinaga. Oleh sebab itu, Morinaga Chil-Go! memfasilitasi Ayah dan Bunda dalam mempersiapkan hal tersebut dengan program Bekal Masa Depan Chil-Go!

Bekal Masa Depan Chil-Go! merupakan salah satu langkah Morinaga dalam mendukung gerakan #SiapCerdaskanBangsa yang ditujukan kepada para orang tua untuk dapat berbagi stimulasi dan ide kreatif dalam mengembangkan Kecerdasan Majemuk Si Kecil sehingga menjadi Generasi Platinum yang multitalenta. Morinaga Chil-Go! akan memilih 9 orang pemenang hadiah utama dan 3.035 orang pemenang hadiah hiburan selama periode program berlangsung.

Hadiah utama dari Bekal Masa Depan Chil-Go! ini adalah Dana Asuransi untuk Pendidikan dengan total senilai 3 Milyar Rupiah dibagi menjadi 3 (tiga) kategori di masing-masing periode, yaitu :
  •  Platinum: Asuransi Pendidikan senilai Rp 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah)*
  • Gold: Asuransi Pendidikan senilai Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah)*
  • Silver: Asuransi Pendidikan senilai Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)*

           * berdasarkan perhitungan investasi hingga anak berusia 18 tahun.


Tak perlu ragu dan patah arang moms kedepannya yuk kita punya impian untuk pendidikan dan tabungan buah hati tercinta.














KETIKA MIMPI MENJADI KENYATAAN

Assalamu'alikum Moms. Sudah bisa menjahit? Atau ingin belajar menjahit? Menjahit memang agak susah susah gampang. Mengapa susah kalau kita nggak mau belajar. Gampang kalau terus belajar.
( lha emang iya harus kudu gitu). Apalagi sekarang era semakin canggih maunya serba instan aja yang tinggal nunjuk dan tinggal mengeluarkan uang. Padahal dulu zaman emak -emak kita perlu ada satu keahlian yang dimiliki. Menjahit secara otodidak yang dipelajari atau yang lainnya.

Awalnya saya terbersit ingin belajar menjahit. Enak kali ya bisa buat baju sendiri sesuai keinginan. Tapi keinginan tinggal keinginan. Belum ada yang ngajak, belum ada yang ngajarin hihihih.

Kalau flashback, di rumah, ibu dulu punya mesin jahit yang pakai kaki ketika menjalankannya. GUJREK...GUJREK... hihih. Adik saya Kiki juga belajar  menjahit karena masuk sekolah SMKK mengambil jurursan waktu itu Busana. Jadi deh ia belajar membuat dan bikin pola. Ibu juga bisa menjahit dan membuat aneka baju rajutan dan sepatu bayi rajutan dari benang woll. Namun  untuk sekarang sepertinya sangat jarang yang bisa padahal kudu tahu juga ilmu-ilmu keterampilan.

Kata Ibu, saya harus belajar menjalankan mesin jahit dengan baik. Dengan cara menjalankan mesin maju mundur dulu. Kalau sudah lancar kata ibu bisa menjahit hihiih. Lha wong kadang maju mundurnya ngak bagus. Akhinya saya ambil bahan tidak terpakai atau bahan potongan lalu saya coba belajar menjalankan mesin.Dicoba sedikit dibahan yang tidak terpakai ternyata? Berhasilkah? hihihi enggak!!

Beberapa waktu lalu saya sepat menulis di fb tentang keinginan saya belajar. Ada dua keinginan saya salah satunya menjahit dan satu lagi fotografi. Waktu kuliah memang ada mata kuliah fotografi sempat juga jadi wedding fotografi bersama teman kampus Indah dan Pera. Pernah membantu dalam foto pernikahan sampai mencetak dan mendisainnya (Kalau mendisainnya ada penyedia jasanya) senang saja mengabadikan moment sesorang dan orang tersebut happy melihat hasilnya. Kadang deg-degan  juga kalau hasilnya ngak bagus saat memotret

Baiklah kembali menjahit. Ternyata setelah pasang status di fb ada Mba Astri Damayanti yang menanggapi katanya akan ada pelatihan menjahit. Wow tidak akan saya sia-siakan ini karena benar-benar pengen dan minat banget. Mba Astri mengirimkan email tentang acara tersebut yang berlokasi di Museum Textile.




Saya mulai googling tempatnya hihihi...karena saya belum tahu.
Tiba di museum Textile saya berkesempatan foto dulu dan acaranya belum mulai juga. Bertemu dengan rekan blogger lainnya salah satu kebahagiaan tersendiri.





Sekitar pukul 10.00 acara dimulai. Pembukaan oleh mc dilanjutkan dengan sambutan oleh pemrakarsa acara menjahit Mba Astri Damayanti. Acara ini juga dihadiri oleh Deputi  Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Prof. DR.Hj. Sylviana Murni memberikan kata sambutan dan sangat mengaspresiasi kegiatan ini.





Oiya acara ini diikuti oleh Ibu-ibu dari Kartini Blue Bird. Apakah kartini Blue Bird itu? Kartini Blue Bird merupakan organisasi sosial dari PT. Blue Bird dibidang pemberdayaan perempuan. Tujuannya adaah membantu kaum perempuan untuk bisa maju dan membantu perekonomian keluarga. Oh ya ternyata Karini Blue Bird sudah meluluskan sekitar 500 siswa lho yang menyebar pada beberapa bidang kelas jahit, tata boga,wedding dan souvenir.




KEGIATAN MENJAHIT

Acara menjahitpun dimulai. Peserta pelatihan diberikan alat dan bahan. Alat dan bahan digunakan peserta dalam menjahit. Penampakan bahannya seperti ini ya, Moms






Serta tak kalah okenya acara ini menggunakan mesin jahit BROTHER.









Oh, iya selain dipandu oleh Mba Astri Damayanti , acara ini juga dipandu oleh Hj. Tati Chusen yang menulis buku bersama Mba Astri. Sayang waktu itu saya lupa minta tandatangan hihih...

Hj. Tati Chusen memberikan komando apa yang harus saya dan teman-teman lakukan.
Pertama Hj. Tati Chusen memberikan pola yang sudah jadi. Semua peserta melipat bahan  dan membentuk pola dibahan sesuai arahan. Agak ribet kalau belum paham termasuk saya hihih...
Langkah selanjutnya ada memberikan jarum pentul pada pola tersebut. Kegunaannya jarum pentul adalah agar bahan sesuai dengan pola dan tidak jalan-jalan. (waduh...) Ini memang ribet apalagi kalau tidak sabar bakalan malas. Tapi ilmu baru perlu tahu dan semangat dalam menjalankannya. Bener tidak?



Langkah ke tiga adalah sebelum menggunting adalah memberikan kertas karbon dan membredernya lalu bersiaplah mulai menggunting. Hati-hati yaa dalam menggunting. Jangan sampai salah potong hihihi...

Setelah semuanya selesai waktunya menjahit. Saya mulai belajar memasang benang dan bahan yang akan dijahit. Tidak rapi memang tapi saya bersemangat. Mesin jahit BROTHER enak sekali digunakannya. Mungkin karena berbeda dengan mesin jahit yang tidak pakai listrik sehingga saya lebih nyaman memakainya. Walau untuk mesin jahit yang kita pakai ini khusus untuk pemula seperti saya harus banyak belajar. Belajar sabar dan jangan terburu-buru.

Sudah selaikah? Belum sampai tahap memasang semua asesoris dan ending akhirnya adalah meneriska bahan yang sudah selesai.




Endingnya adalah harus jadi Cardigan yang unik ini. Tapi sayang saya belum jadi hiks. Tak apalah yang penting dasar menjahit sedikit saya pahami. Next semoga saya lanjutkan di rumah dengan mesin jahitnya juga bisa diboyong ke rumah. Aamiin (ngarep.com)