Selasa, 29 September 2020

7 CARA MENJAGA IMUNITAS TUBUH BAGI ANAK-ANAK DAN DEWASA

Hai Moms apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Setelah BDR atau Belajar Dari Rumah sudah beberapa waktu ini, kalau dihitung dari bulan Maret, maka sekitar 7 bulan sudah belajar dari rumah. Aktivitas anak kesehariannya bermain ya di rumah. Tanpa jalan-jalan atau berkumpul bersama teman-temannya. Yang dikhawatrikan adalah virus Corona. Ya mau dikata apalagi agak susah ya kalau ternyata kita harus seperti ini. Padahal ketika hati kita ngak bahagia maka akan mudah virus itu masuk. Yang terpenting sekarang ini adalah menjaga imunitas kebahagaian dalam diri dan jangan gampang stress.  

 


Bisa dengan cara memilih hobi baru yang disukai. Yang suka dengan memasak maka carilah group yang memang bisa  memberikan pengalaman dan menu masak yang baru. Atau bisa juga memilih fotografi. Nah, kalau fotografi paling asyik juga. Saya pun mengikuti kelas fotografi pakai hape dan itu menyenangkan sekali. Pilihlah yang sesuai dengan passion yang sesuai dengan para diri moms.


fotografi



Begitu juga anak anak harus dibahagiakan juga. Apalagi kegiatan BDR selama ini menjadikan anak-anak merasa terkekang tidak bisa bermain dengan teman. Yang biasanya bisa sekolah kaena ada Corona seperti ini jadi tidak bisa sekolah. Ajak anak untuk membuat kue atau cemilan sehingga tugasnya tidak hanya belajar atau ibunya ikutan membuat juga.





Lalu bagaimana caranya untuk menjaga imunitas tubuh? Setidaknya ada 7 cara menjaga imunitas tubuh yaitu

1. Bersikap santai terhadap masalah yang dihadapi. Tapi bukan menghindari ya. Permasalahan pasti banyak dan pasti ada. Maksudnya tetap mencari jalan keluar namun tetap juga ngak terlalu dipikirkan sekali yang mengakibatkan kita jadinya ngak mau makan atau yang lainnya. 

2. Mengkonsumsi makananan yang berserat dan mengandung anti oksidan. Apa saja makanan yang berserat itu? Misalnya gandum,biji-bijian, sayuran berwarna hijau, buah seperti pir, rasbery, pisang. Yang mengandung antioksidan misalnya semangka, tomat, bit, bayam, brokoli atau kacang polong.

3. Mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin A dan mineral. Vitamin A banyak ragamanya diantaranya wortel, bayam, pokcoy daging hati ayam, hati domba atau hati sapi. Sedangkan makanan yang menganduing mineral adalah sayur sayuran hijau, daging, telur, cokelat, alpukat dan lainnya.

4. Olahraga teratur. Cara ini sangat ampuh selain untuk memberikan rasa fresh juga membuat stamina da kesehatan terjaga. Bisa dipilih ya mam misalnya bersepeda atau jalan pagi.

5.Tidur yang cukup. Cara ini sangat ampuh juga untuk menjaga imunitas tubuh kita salah satunya beristirahat yang cukup.

6.Menjaga kebersihan makanan. Jangan sembarangan untuk membeli makanan sekarang ini. Apalagi sekarang situasinya seperti ini.Berhati-hati dalam membeli agar diri kita terhindar dari penyakit.

7. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung air. Makanan yang mengadnung air banyak sekali. Diantaranya adalah sup hangat. ini melancarakan pernafasan juga.



Ada apa di Halodoc?

Selain menjaga imunitas tubuh ada juga yang harus kita lakukan adalah tetap menjaga dan tetap dirumah aja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.Apalagi dimasa pandemi seperti ini. Dimana untuk anti virusnya sekarang masih belum bisa ditemukan. Yang terjadi sekarang ini adalah harus terus mencari informasi untuk dapat mengetahui vaksin apa saja yang harus kita penuhi. Misal untuk anak-anak usia SD vaksin apa saja yang harus diberikan oleh anak. Atau yang dewasa pun sama. Untuk lebih lengkapnya mungkin bisa dilihat di halodoc. Halodoc sendiri sangat lengkap. Mau tanya dokter ada, mau melihat obat dan vitamin juga ada. Halodoc merupakan aplikasi kesehatan yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.





Jadwal vaksin Jakarta pun bisa disesuaikan harinya. Mau bertanya kepada dokterpun bisa. Cek saja di halodoc  tentang Vaksin Jakarta





Nah mams kalau ingin info lebih lanjut cek saja di Halodoc  tentang  Vaksin Jakarta  Salam sehat dan penuh semangat. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan ya.